4 Langkah untuk Membesarkan si Kecil yang Mampu Menyelesaikan Permasalahannya Sendiri

Mam, memang wajar jika sebagai orang tua Anda sangat mencintai si kecil dan ingin membuat hidupnya senyaman mungkin. Saking sayangnya, Anda pun rela melakukan segalanya untuk mereka, mulai dari menyuapi mereka makan, memandikan mereka, dan lain sebagainya. Namun, perlu Mam ketahui kalau ternyata jika dibiarkan seperti itu akan membuat si kecil susah. Penting rasanya untuk mendidik si kecil untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Berikut beberapa langkah untuk membesarkan kecil agar mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.

Berhenti untuk Menggunakan Metode Helicopter Parenting

Anda mungkin belum banyak tahu dengan istilah Helicopter parenting, istilah ini ditujukan untuk para orang tua yang mendidik anak-anaknya seperti mengendarai helikopter. Biasanya orang tua ini akan selalu mengarahkan dan melindungi anak mereka secara berlebihan padahal si kecil pun sebenarnya mampu untuk mengelola tugas dan juga emosi mereka dengan sempurna. Orang tua seperti ini akan selalu ada dan tidak membiarkan si kecil untuk menghadapi konsekuensi yang wajar dari tindakan si kecil. Hal ini bisa menyebabkan mereka kehilangan pengalaman dan keterampilan hidup yang penting untuk masa depannya nanti.

Picu Anak Anda untuk Berpikir secara Kreatif

Mam, orang kreatif biasanya akan lebih fleksibel dan juga lebih baik dalam memecahkan segala masalah. Oleh karena itu, jika Anda ingin membesarkan si kecil yang mampu menyelesaikan permasalahannya sendiri. Berikanlah kesempatan pada mereka untuk mencoba berbagai hal baru dan bereksperimen dengan ide baru. Cobalah untuk sesekali mendorong mereka untuk berpikir out of the box. Ajukan beberapa pertanyaan terbuka kepada si kecil, ajak mereka untuk bermain peran dan drama guna membantu anak-anak Anda untuk berempati lebih baik.

Bangun Tekad pada Diri si Kecil

Mam, memiliki kemamuan dan keinginan yang tinggi baik untuk masa depan si kecil. Hal inilah yang saat ini mulai sulit untuk ditemukan di dalam diri seorang anak. Pada kondisi seperti ini pihak yang harus disalahkan adalah orang tuanya karena mereka terlalu cepat untuk membantu anak-anak mereka untuk keluar dari permasalahannya. Ketika Anda menemukan si kecil mengalami kesulitan dan berlari kepada Anda untuk meminta solusi, janganlah segera menolongnya apalagi mengkritiknya.

Sebaliknya, pastikan Agar Anda bisa menyakinkan mereka bisa melakukan dan tingkatkan kepercayaan dirinya. Katakan kalau ia bisa melakukannya sendiri. Tidak peduli berapa lama, tetaplah menyakinkan si kecil untuk menyelesaikan apa yang sudah ia mulai  dan ketika ia berhasil, maka Anda pun akan bangga si kecil.

Anak-anak Belajar dari Apa yang Mereka Lihat Bukan dari Apa yang Anda Katakan

Ingat, kalau Anda ingin mendidik si kecil untuk bisa menyelesaikan permasalahannya sendiri, Anda harus memperlihatkan bagaimana caranya kepada mereka. Anak-anak akan ingat apa yang Anda perlihatkan kepada mereka bukan apa yang Anda katakan kepada mereka. Jika Anda mengatakan kepada si kecil untuk tenang dalam sesuatu tertentu, pastikan Anda terlebih dahulu untuk mendemonstrasikannya. Jika Anda justru sering kehilangan control, maka anak-anak akan berpikir kalau itu adalah hal yang wajar untuk dilakukan.

Nah, Mam, itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mendidik si kecil agar mampu menyelesaikan permasalahannya sendiri. Mudah,kan? Jadi ketika Mam dan pasangan menemukan si kecil berlari dengan sebuah masalah, jangan langsung membantunya, cobalah untuk memberikan semangat kepada si kecil untuk menyelesaikan sendiri.

 

Baca juga :

Tips Mengatasi Ketombe

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :