4 Tips Mudah Mengajar si Kecil Memegang Pensil

Apakah Mam memiliki kesulitan dalam mengajarkan anak balita untuk memegang pensil dengan baik dan benar? atau Mam khawatir kalau nanti Si Kecil akan memegang pensil dengan cara yang salah?

Memegang pensil adalah hal yang sangat mudah, bagi orang dewasa, Namun hal seperti itu berubah menjadi sulit ketika tiba saatnya bagi para Mam untuk mengajari anak balitanya sebelum memasuki usia pendidikan pertamanya. Memang benar balita umur 4 tahun belum memasuki usia untuk dapat menulis, namun perlu Mam ketahui bahwa berlatih memegang pensil dapat meningkatkan keterampilan motorik halus si kecil. Berikut beberapa tips untuk mengajari balita agar dapat memegang pensil dengan baik dan benar.

Gunakan Peraturan Tiga Jari

Secara teknis, genggaman dalam memegang pensil menggunakan dua jari dan satu ibu jari. Tumpuan tiga genggaman atau tripod grip adalah nama lain dari teknik ini dan merupakan cara yang ideal untuk memegang pensil. Para pengguna biasanya memegang pensil dengan ibu jari, jari tengan dan jari telunjuk. Beri contoh pada anak Mam bagaimana cara untuk melakukannya dan minta mereka untuk mengikuti apa yang telah Mam lakukan. Karena setelah anak Mam melihat cara untuk melakukannya, teori genggaman tersebut lebih mudah untuk ditiru oleh mereka.

Ukuran Pensil

Untuk mulai mempelajari keterampilan menulis khususnya dalam memegang pensil, Mam disarankan untuk menggunakan pensil yang berukuran sedang. Pensil yang sedang lebih mudah digenggam oleh para balita karena menyesuaikan bentuk jari-jari mungil mereka. Namun, pengenalan pada pensil yang lebih panjang diperlukan nanti. Beberapa anak mungkin akan merasa kesulitan dalam menggunakan pensil trsebut namun tidak perlu khawatir. Ketika mereka berhasil menguasai cara menggenggam,nya , maka akan lebih mudah bagi mereka untuk menggunakan pensil ataupun alat tulis lainnya yang memiliki ukuran yang beragam.

Penekanan pada Pensil

Banyak balita mengalami kesulitan dalam menerapkan tekanan ketika menggunakan pensil. Jika garis dari pensil mereka tidak terlihat atau terlalu tipis, berarti mereka tidak menggunakan penekanan yang cukup. Namun dengan melakukan penekanan berlebih pada pensil justru dapat membuat ujung pensil patah atau merobek kertas. Ajarkan pada mereka untuk menerapkan penekanan yang tepat ketika menulis setelah mereka menguasai teknik menggenggam pensil. Mengajarkan bebagai hal sekaligus dapat membuat balita bingung dan tertekan ketika belajar dengan Anda.

Mendukung Keterampilan Motorik

Terkadang memang Mam akan merasa bahwa balita Anda tidak merasa tertarik pada keterampilan menulis. Jangan paksakan, karena balita sekitar usia 3-4 tahun, mereka lincah dan  mudah gelisah ketika melakukan satu kegiatan yang hanya duduk diam untuk waktu yang lama seperti menulis.

Jika Mam ingin meningkatkan minat balita dalam menulis, fokus dalam meningkatkan keterampilan motorik mereka. Libatkan mereka dalam hal-hal yang menyenangkan ketika mereka sedang mengasah keterampilan mereka, seperti bermain bola bakel, menyusun bentuk-bentuk dan sebagainya.

Mam, semua praktik ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kesabaran orang tua sangat dibutuhkan dalam hal ini itulah beberapa tips yang dapat dilakukan para Mam untuk membantu melatih anak dalam memegang pensil dengan cara yang benar. Semoga bermanfaat.

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :