5 Cara jitu menenangkan bayi saat menangis

Si Kecil yang terlihat tenang saat tidur bisa seketika berubah dan menangis dengan kencang. Tangisan Si Kecil menangis merupakan cara mereka berkomunikasi karena merasa tidak nyaman atau memerlukan sesuatu. Seperti lapar, popok menyebabkan gatal dan lainnya. Namun, tangisan yang terus-menerus terkadang bisa membuat Mam stres dan tertekan. Bila Si Kecil menangis dan rewel, cobalah 5 cara jitu menenangkan bayi saat menangis di bawah ini!

Bedong

Membedong Si kecil dengan balutan kain yang lembut bisa membuatnya merasa aman, tenang dan lebih nyaman. Berada di dalam balutan “kepompong” dapat mencegah tubuh Si Kecil berkedut dan membantunya cepat terlelap. Letakkan Si Kecil dalam posisi telentang di dalam bedong.

Sentuhan

Berikan sentuhan untuk menstimulasi reseptor rasa nyaman di dalam otak Si Kecil. Gunakan sentuhan lembut untuk membuat dia menjadi lebih nyaman. Terkadang Si Kecil butuh lebih dari sekadar sentuhan agar berhenti menangis. Untuk membuatnya nyaman, selain sentuhan juga tepuk punggungnya perlahan dan lakukan pijatan yang lembut. Sentuhan lembut di seluruh tubuhnya lebih efektif bila dibandingkan sentuhan yang pendek dengan gerakan cepat. Selain punggung, sentuh juga pipinya, kaki dan perut.

Gerakan mengayun

Si Kecil selalu senang gerakan ketika digendong. Mam bisa mengambil kain gendongan kemudian buatlah gerakan mengayun agar Si Kecil tenang. Semakin keras tangisan Si Kecil, maka ayunan Mam juga harus semakin kencang. Gerakan mengayun atau menggoyangkan tubuh Si Kecil dengan gerakan yang konstan akan dapat mengingatkannya saat masih berada di dalam rahim Mam.

Suara “Shhh”

Menenangkan bayi dengan cara membisikkan suara ‘sshh’ tidak hanya kebiasaan tanpa arti yang dilakukan secara turun-temurun. Suara ‘sshh’ ini dapat membuat Si Kecil lebih nyaman dan tenang karena suara itu mirip dengan suara saat bayi berada di dalam kandungan. Suara ‘sshh’ yang Mam bisikan harus lebih kencang daripada tangisan Si Kecil dia bisa mendengarnya. Berbicara dengan nada tenang juga efektif untuk menenangkan bayi. Mam bisa juga menyalakan kipas angin atau hair dryer sebagai pengganti.

Mengisap

Mengisap jari atau dot adalah kegiatan relaksasi yang cukup baik untuk Si Kecil. Pastikan mengisap ini sebagai cara dan langkah terakhir yang Mam lakukan bila empat langkah sebelumnya di atas belum membuahkan hasil. Memberikan dot atau empeng memang bisa segera menyelesaikan masalah. Tapi hal ini bukanlah cara yang terbaik untuk menenangkan Si Kecil.

 

Itu dia 5 cara jitu untuk menenangkan bayi saat menangis. Dengan mengetahui penyebab Si Kecil menangis, Mam akan lebih mudah mencari cara untuk meredakan tangisan tersebut. Yang penting Mam harus tetap tenang karena Si Kecil dapat merasakan ketegangan yang Mam rasakan. Si Kecil akan memberikan reaksi negatif dan tangisannya bisa jadi semakin kencang.

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :