Lahirnya Si Kecil menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak keluarga. Persiapan apa saja yang sudah Mam lakukan untuk merawat Si Kecil? Bagi Mam yang baru saja melahirkan Si Kecil atau sedang menunggu kelahirannya, Mam bisa menyimak beberapa tips di bawah ini agar nanti tidak merasa kaget.
Bayi Sering Buang Air
Bayi yang baru lahir belum mengenal jadwal buang air. Tetapi, apabila Si Kecil sering buang air, hal tersebut menandakan bahwa ia mendapat asupan makanan yang cukup. Saat Si Kecil buang air, segeralah mengganti popoknya agar ia tidak menangis karena rasa tidak nyaman dari popok basahnya. Amati air seni dan feses Si Kecil untuk mengetahui kondisinya. Umumnya, air seni yang berwarna terlalu kuning menandakan bahwa Si Kecil kurang cairan. Sedangkan, feses bayi yang mendapat ASI eksklusif cenderung lebih lunak dan tidak terlalu bau.
Memberi ASI Setiap Waktu
Karena terbiasa menerima asupan makanan secara terus-menerut saat masih berada dalam rahim, rasa lapar menjadi sensasi asing bagi bayi yang baru lahir. Itulah mengapa ia sering menangis pada bulan-bulan pertama. Untuk meredakan tangisnya, berilah ASI sesering mungkin pada Si Kecil. Jadwal makan Si Kecil akan mulai terbentuk dengan sendirinya pada usia lima minggu.
Tidak Suka Kegiatan Tertentu
Meskipun baru lahir, insting perasaan Si Kecil sudah mulai aktif. Itulah mengapa ia akan menangis jika berhadapan dengan kegiatan yang tidak disukainya, seperti mandi, ganti baju, dan ketika Mam memberikan obat tetes mata serta hidung. Untuk meminimalisir kerewelan Si Kecil, lakukan hal-hal tersebut secara cepat namun tetap berhati-hati. Alihkan perhatian Si Kecil dengan mengajaknya mengobrol.
Kenali Gangguan Penyakit
Penyakit yang umumnya sering menghampiri bayi baru lahir adalah hidung mampet, cacingan, ruam popok, cacingan, dan demam pasca imunisasi. Si Kecil akan lebih rewel dari biasanya jika sedang mengalami hal tersebut. Ruam popok bisa diatasi dengan segera membersihkan dan mengganti popok Si Kecil. Sedangkan, penyakit-penyakit lain bisa langsung Mam konsultasikan ke dokter. Mam juga bisa berusaha meredakan rewel Si Kecil dengan mengusap-usap perutnya atau diberi ASI.
Lingkungan yang Nyaman
Mood dari Si Kecil dapat dipengaruhi oleh lingkungannya, Mam. Usahakan agar lingkungan di sekitar Si Kecil tidak terlalu berisik. Setel suhu ruangan pada tingkat 20-31 derajat celcius. Pastikan juga bahwa Si Kecil bebas dari gangguan nyamuk dan serangga. Mam bisa melakukan fogging beberapa hari sebelum Si Kecil lahir. Tapi, jangan menggunakan pembasmi serangga di kamar Si Kecil, ya,. Racunnya dapat menempel pada barang-barang Si Kecil. Gunakan kelambu saja sebagai penutup.
Itulah beberapa tips yang bisa Mam terapkan untuk bayi baru lahir. Jangan lupa untuk mengingatkan orang-orang terdekat Mam agar memperlakukan Si Kecil dengan sewajarnya. Bayi yang terlalu sering diajak berinteraksi dengan banyak orang bisa merasa stres. Selamat menikmati hari-hari penuh cinta bersama Si Kecil, Mam!







