Jawaban Jika Si kecil Bertanya Mengenai Agama

Agama bisa jadi soal yang sensitif bagi si kecil bila tak diajarkan dengan benar. Bagaimana cara menjawab pertanyannya tentang agama di usianya yang masih dini? Berikut tips dari kami.

Beri Pengertian Bahwa Ada Banyak Agama di Dunia Ini

Meski di Indonesia seorang anak umumnya otomatis mengikuti agama orang tua, namun di banyak negara lain anak-anak diajarkan untuk melihat bahwa banyak agama selain yang dipeluknya di dunia ini.

Dengan mengajarkan hal ini, Mam juga bisa mengajarkan toleransi sesama umat beragama. Hal ini akan mengurangi risiko tumbuhnya si kecil menjadi orang yang tak bisa bertoleransi pada orang lain.

Beragama Tidak Berarti Tidak Percaya Pada Sains

Ada kelompok tertentu yang tak percaya akan sains karena alasan “beragama”, padahal agama dan sains adalah hal yang berkesinambungan. Banyak ilmuwan hebat yang juga beragama kuat, apalagi bila nantinya si kecil bercita-cita untuk menjadi seseorang yang bekerja di bidang sains, Mam harus mendukungnya ya!

Jangan Memberikan Kesan Bahwa Tuhan Suka Menghukum

Beberapa orang mungkin mengajarkan agama dengan cara menakut-nakuti si kecil dengan Tuhan yang suka menghukum. Bila ia tak melakukan yang Mam inginkan, Mam tak boleh membawa nama Tuhan dan dosa padanya karena ini akan menanamkan bahwa Tuhan suka menghukum.

Mam harus mencontohkan bahwa Tuhan penuh dengan kasih sayang. Hal ini juga bisa membuat si kecil menerima agama dengan lebih baik dan tidak terpaksa.

Bila Si Kecil Mempercayai Tuhan dengan Cara yang Berbeda, Jangan Memarahinya

Sebuah agama bisa dipandang dengan cara yang berbeda antara satu orang dan yang lainnya. Bila si kecil memandanginya dengan cara yang berbeda dari Mam namun itu tidak salah, Mam tak boleh memarahinya.

Coba dengar baik-baik dulu pemahaman si kecil, bila tak salah Mam seharusnya bisa terbuka dengan pemahamannya. Selama intinya sama, tidak masalah bukan?

Beribadah bisa jadi hal yang sangat membosankan bagi si kecil, Mam sebaiknya mulai mengajarkan bahwa beribadah justru sebaliknya. Tanamkan bahwa ketika beribadah, si kecil bisa menyampaikan rasa syukur dan keluh kesahnya pada Tuhan. Hal ini akan membuatnya lebih mudah menerima ibadah.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :