Jenis Permainan Outbound yang Sesuai untuk Anak

Outbound menjadi salah satu olahraga yang kian banyak digemari. Tak hanya untuk orang dewasa, outbound juga dapat dilakukan oleh anak-anak.

Olahraga sebaiknya dikenalkan kepada anak semenjak dini. Salah satu olahraga yang dapat dikenalkan kepada anak adalah outbound. Banyak permainan menyenangkan sarat manfaat dalam outbound yang disesuaikan dengan perkembangan anak.

Olahraga yang dilakukan di alam terbuka ini bisa membuat si Kecil lebih dekat dengan alam. Manfaat yang akan didapatkan dengan mengikuti outbound, yakni melatih motorik kasar, sportivitas, kepemimpinan, keberanian, kedisiplinan, dan sebagainya. Olahraga ini akan semakin seru jika dilakukan beramai-ramai. Tak jarang, sekolah menyelenggarakan outbound untuk siswa-siswinya.

Kini banyak penyedia jasa olahraga outbound. Berbagai paket outbound ditawarkan, mulai perorangan atau pun grup. Pilihkan olahraga outbound yang sesuai dengan usia anak. Biasanya, saat mengikutkan anak pada olahraga outbound, ada yang boleh melibatkan orang tua ada yang tidak. Jika orang tua tidak terlibat, anak akan dibimbing dan didampingi oleh para instruktur, sementara orang tua hanya mengawasinya.

Beberapa jenis permainan outbound yang sesuai dengan anak adalah sebagai berikut.

  1. Menyampaikan pesan
    Permainan ini dilakukan dengan menyampaikan pesan kepada anggota tim menggunakan gerakan tubuh atau tanpa berbicara. Supaya pesan dapat dimengerti, si Kecil harus benar-benar memahami pesan tersebut. Dari sini, si Kecil belajar mengimajinasikan pesan dalam sebuah gerakan sekaligus menumbuhkan kreativitasnya.
  2. Balap ulat bulu
    Permainan ini dilakukan dengan membentuk 3-4 tim. Cara bermainnya, anak bergabung dengan tim yang terdiri dari 7-10 orang lalu berbaris lurus ke belakang dengan tangan berada di bahu teman di depannya. Cara bermainnya adalah belapan berjalan dengan regu lain dengan rute dan garis finish yang telah ditentukan dengan catatan barisan tidak boleh terputus. Supaya lebih seru, rute dapat divariasikan secara berkelok-kelok. Melalui permainan ini, anak belajar cara bekerja sama yang baik.
  3. Berjalan di atas tali
    Permainan ini sangat seru bagi anak-anak, biasanya ada yang berani ada pula yang takut terjatuh. Asalkan berpegangan dan bisa menjaga keseimbangan, maka anak dapat menyelesaikan tantangan ini. Permainan ini akan bermanfaat dalam melatih koordinasi tubuh, membantu menjaga keseimbangan, dan keberanian anak.
  4. Merayap di tanah becek
    Permainan ini dilakukan dengan beradu cepat merayap di atas tanah yang becek. Rute dan garis finish yang harus dituju sudah ditentukan. Dalam permainan ini, anak tak boleh takut kotor. Siapa mencapai garis finish paling cepat, dialah pemenangnya. Permainan ini dapat melatih kedisiplinan dan bersungguh-sungguh dalam bersikap.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :