6 Strategi yang Bisa Mam Lakukan Untuk Mendisiplinkan Si Kecil

Mendisiplinkan Si Kecil sejak dini tentu akan berpengaruh besar terhadap perkembangan kepribadiannya. Si Kecil yang terbiasa untuk disiplin tahu persis apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan. Selain itu, kedisiplinan juga membantu Si Kecil untuk menaati tata tertib yang berlaku di tempat ia berada. Strategi ini dapat dilakukan dengan cara yang positif. Biasakan untuk berbicara dengan sopan dan mendengarkan keluhan Si Kecil, saat ia sudah merasa nyaman Mam bisa menanamkan nilai-nilai kedisiplinan pada Si Kecil. 6 strategi ini juga bisa Mam coba lho!

Mulailah Dari Diri Sendiri

Keluarga adalah sekolah pertama bagi Si Kecil, maka langkah awal yang bisa Mam lakukan adalah dengan memberi contoh kedisiplinan yang baik. Mulailah disiplin untuk diri sendiri, seperti membuang sampah di tempatnya, meletakkan sepatu di rak sebelum masuk ke rumah, serta berdiri sesuai barisan saat sedang mengantre di loket pembayaran maupun kasir. Hal-hal sederhana yang Mam contohkan itu dapat memotivasi Si Kecil untuk hidup dengan disiplin.

Biasakan Si Kecil Untuk Merapikan Kamar Tidur

Setelah memberi contoh nyata pada Si Kecil, Mam perlu membiasakannya untuk merapikan kamar tidurnya. Ajak Si Kecil untuk melipat selimut dan merapikan seprei saat bangun tidur. Jangan biarkan Si Kecil keluar kamar sebelum merapikan tempat tidurnya. Terlihat sepele, namun kebiasaan ini akan tertanam sampai ia dewasa nanti.

Ajari Untuk Menyimpan Mainan-mainannya

Setelah bermain bersama Si Kecil, ajarkan ia untuk menyimpan mainan-mainannya pada kotak atau wadah yang sudah Mam siapkan terlebih dulu. Kegiatan ini akan semakin menyenangkan jika Mam mengajak Si Kecil menyimpan mainan sesuai pengelompokkan warna, bentuk, ataupun kategorinya. Berikan pujian saat Si Kecil berhasil melakukannya agar ia terus termotivasi.

Buat Jadwal Harian

Membuat jadwal harian tentu dapat membantu Mam dalam mendidik si kecil agar disiplin. Buat beberapa kolom kegiatan yang biasa dilakukan lengkap dengan jam pelaksanaannya. Mulai dari sarapan pagi, berangkat sekolah, les, pulang ke rumah, bermain, makan malam, hingga waktu tidur. Dengan demikian Si Kecil akan menjalankan aktivitasnya sesuai jadwal yang sudah ada.

Hindari Kekerasan

Perlu diingat bahwa mendisiplinkan Si Kecil bukan berarti Mam bisa memukul atau berkata kasar ketika ia melakukan kesalahan. Hal ini justru akan membuat Si Kecil memberontak dan tidak nyaman dengan orang tuanya sendiri. Tindakan kekerasan itu bisa menjadi contoh secara tidak langsung bagaimana seseorang menyelesaikan permasalahan.

Ganti Kata “Jangan” dengan Kalimat Positif

Menurut pakar psikologi perkembangan anak, menggunakan kata “jangan” justru dapat memberikan respon kebalikan yang menjadikan Si Kecil penasaran yang akhirnya dilakukan. Selain itu, kata tersebut justru membuat anak ragu melangkah ke depan. Mam bisa mengganti dengan kalimat seperti “ayo senyum” untuk menggantikan “jangan cemberut” atau “Makannya sama duduk di sini, yuk!” untuk mengganti “Jangan makan sambil lari-lari”.

Semoga beberapa strategi mendidik Si Kecil agar disiplin tadi bisa membantu Mam, ya. Selamat mencoba!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :