Aktivitas Seru Perkuat Bonding Ayah dan Anak Perempuan

Kesibukan Ayah yang padat tak lantas membuat kedekatan dengan anak perempuannya tak bisa terjalin. Bonding Ayah dengan anak perempuan bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menemaninya bermain dan beraktivitas bersama.

Setiap hari Ayah sudah disibukkan oleh tumpukan pekerjaan di kantor, sehingga waktu kebersamaan dengan si Kecil menjadi terbatas. Namun, hal ini jangan dijadikan halangan untuk tetap dekat dengannya. Bagi anak perempuan, Ayah adalah sosok laki-laki pertama yang mengajarinya menghormati perempuan, yakni ibunya dan dirinya. Kenangan sosok Ayah yang melindungi keluarga akan terbawa terus hingga ia dewasa kelak dan pada akhirnya akan menikah. Ia akan mencari sosok suami yang mirip dengan sosok Ayahnya sebagai pelindung dan penyayang keluarga.

Hubungan anak dengan kedua orangtuanya idealnya memang seimbang. Si Kecil tak hanya dekat dengan ibunya yang memiliki lebih banyak waktu di rumah bersamanya, tetapi juga dengan Ayahnya. Ayah yang berpenampilan macho, berkarakter tegas, dan aktif tidak masalah bermain dengan putri kecilnya yang hobi bermain boneka atau masak-masakan.

Ayah bisa bermain dengan anak-anaknya tanpa membedakan jenis kelamin, tidak terkecuali dengan putri kecilnya. Oleh karena itu, jangan lewatkan untuk membangun bonding dengannya. Hal ini akan berpengaruh pada hubungan Ayah dengannya sampai anak dewasa. Beberapa aktivitas sederhana ini dapat dilakukan untuk memperkuat bonding dengan putri kecilnya.

  1. Bermain sepeda
    Anak perempuan berusia 3-4 tahun biasanya senang bersepeda. Mereka sudah mulai belajar menggunakan sepeda roda 2. Ini menjadi kesempatan untuk menjalin kedekatan dengan mengajaknya bermain sepeda bersama. Pada Minggu pagi, ajak anak bermain sepeda berkeliling rumah. Latih mengayuh sepeda jika ia belum lancar menggunakannya. Bisa juga memboncengkannya dan berkeliling kompleks perumahan. Hal ini tak ayal membuat putri Anda senang dan merasa Ayah begitu menyayanginya.
  1. Nonton film berdua
    Temani si Kecil menonton film kesukaannya saat hari libur atau sore hari selepas pulang bekerja. Beri kesempatan kepada anak untuk bercerita mengenai tokoh-tokoh dalam film tersebut. Tanyakan kepadanya mengapa ia menyukai tokoh-tokoh tersebut. Dengan sering mengajaknya bercerita, anak akan terbiasa bersikap terbuka kepada Anda sebagai ayahnya.
  1. Memasak bersama
    Jangan malas untuk sibuk di dapur bersama anak perempuan. Aktivitas ini bisa sangat menyenangkan untuk Anda bersama anak. Bersama anak perempuan, Anda dapat memasak camilan maupun makanan favoritnya. Aktivitas ini dapat membuat Ayah dan anak perempuan semakin akrab. Ia pun akan merasa bahwa sama seperti mamanya, Ayahnya pun jago masak dan bisa memasak untuknya. Sekali waktu, Anda juga bisa memasak makanan spesial untuk keluarga. Hal ini akan membuat anak perempuan mengerti betapa ayahnya sangat menghormati dan menyayangi perempuan, baik mamanya maupun dirinya sendiri.

Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :