Bagaimana Cara Ampuh Ajak Anak untuk Belanja?

Mam, biasanya dengan siapa Anda pergi berbelanja? Tetangga? Teman arisan? Atau bahkan pergi sendirian? Tidak banyak ibu yang memilih untuk berbelanja dengan Si Kecil. Selain karena pergi belanja merupakan aktivitas yang membosankan bagi beberapa anak, berbelanja juga merupakan aktivitas yang cukup membahayakan. Menurut statistik yang ditulis oleh situs web healthychildren.org, sekitar lebih dari 20.000 anak-anak mengalami cidera karena kecelakaan yang berhubungan dengan keranjang belanja. Sebagian besar kecelakaan terjadi karena keranjang tersebut terbalik atau terjatuh karena kurangnya pengawasan orang dewasa.

 

Menangani hal seperti itu, Anda bisa menyiasatinya dengan menggendong Si Kecil menggunakan baby carrier sambil membawa atau mendorong keranjang belanja dibanding menaruhnya di dalam. Jika disediakan, Anda juga sebaiknya memilih keranjang belanja berbentuk mobil-mobilan. Jadi Si Kecil bisa duduk nyaman di mobil-mobilan tersebut sementara Anda berbelanja.

 

Belanja dengan Si Kecil

Lain halnya jika Anda bersemangat untuk mengajak Si Kecil pergi berbelanjan namun mereka menolaknya dengan berbagai alasan. Oleh sebab itu, Alicia Eaton dalam bukunya berjudul Words That Work: How To Get Kids To Do Almost Anything yang kemudian diringkas oleh DailyMail Online, mendemonstrasikan bagaimana kata-kata dan susunan kalimat yang tepat dapat membawa perubahan drastis dalam bagaimana Si Kecil bersikap. Berikut beberapa rules yang bisa diterapkan supaya Si Kecil tidak rewel jika diajak berbelanja:

  1. Menciptakan ilusi pilihan

Daripada mengajak Si Kecil untuk pergi belanja dengan seruan, ‘Ayo cepat. Bangun dan pakai baju, kita mau belanja’, Eaton menyarankan untuk menawarkan ilusi pilihan. Pertanyaan seperti, “Nak, untuk belanja nanti ingin pakai baju yang mana? Yang warna biru atau yang merah?” secara tidak langsung akan membuat anak berpakaian dan menjadi solusi atas kebuntuan yang terjadi.

  1. Mengatakan ‘terima kasih’ terlebih dahulu, bukan setelah Si Kecil melakukan sesuatu

Kita terbiasa untuk menyatakan terima kasih atas sesuatu yang telah dilakukan, namun bagaimana jika mengucapkan hal tersebut sebelum melakukan apapun? Cara ini dapat dilakukan mengingat anak-anak secara alami ingin menyenangkan hati siapapun, apalagi orang tua mereka. Oleh sebab itu, sebelum meminta Si Kecil menemani Anda pergi berbelanja, cobalah untuk ucapkan ‘terima kasih sudah mau menemani’ terlebih dahulu.

  1. Mengatakan alasan dibalik setiap permintaan

Seringkali orang tua mengharapkan anak-anak mereka untuk menuruti setiap permintaan yang diberikan tanpa menyertakan alasan dibalik setiap permintaan tersebut. Padahal dengan menjelaskan setiap alasan yang ada, Si Kecil cenderung akan mengabulkan setiap permintaan yang diberikan. Sebagai contoh, jika Anda mengajaknya untuk pergi berbelanja, cobalah jelaskan bahwa dengan ikutnya mereka akan menolong Anda untuk membawa barang belanjaan.

  1. Mengatakan apa yang boleh Si Kecil lakukan daripada apa yang tidak boleh dilakukan

Terlalu banyak larangan saat pergi belanja bersama Si Kecil akan membuat mereka kaku dan malas untuk ikut pergi lagi di kemudian hari. Jadi, daripada mengatakan “Jangan jauh-jauh dari Mama!” atau “Jangan ambil barang yang macam-macam”, lebih baik mengatakan “Kalau mau jalan kesana, kasih tau Mama dulu ya” atau “Coba yuk cari barang-barang yang sedang dibutuhkan saja.”

 

Pada akhirnya, selain keselamatan, memperhatikan limit Si Kecil juga perlu dilakukan. Jangan terlalu memaksakan mereka untuk terus-menerus pergi belanja bersama Anda jika kondisi mereka sudah kelelahan atau kelaparan. Pergi belanja dengan Si Kecil sebaiknya dilakukan saat mereka dalam kondisi fit: sudah istirahat yang cukup dan sudah makan. Berbelanja di tempat dengan udara kering, seperti mall, dapat membuat Si Kecil mengalami dehidrasi. Jangan lupa siapkan air mineral atau jus untuk kebutuhan mereka.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :