Bantu Si Kecil Mengatasi Rasa Amarahnya

Reaksi umum saat Si Kecil tidak bisa mendapatkan barang yang dimintanya adalah marah dan menangis. Sayangnya, tidak semua orang tua paham bagaimana cara mengatasi hal ini.  Tidak sedikit yang justru mengatasinya dengan cara-cara yang salah, di mana hal ini justru berakibat buruk untuk Si Kecil. Marah adalah hal yang wajar, kita sebagai orang tua yang harus membantunya untuk mengatasi rasa marah tersebut. Berikut cara-cara yang bisa Mam lakukan.

Jadilah Contoh yang Baik

Siapa lagi yang bisa ia jadikan contoh kalau bukan orang tuanya? Si Kecil yang setiap hari bersama Mam tentu akan meniru kebiasaan Mam, entah itu yang baik maupun buruk. Jika setiap kali marah Mam mengeluarkan kata-kata kasar dan membentak-bentak, maka jangan kaget jika Si Kecil melakukan hal yang sama ketika ia marah. Semakin Mam membentaknya, maka akan semakin keras suaranya dan ia pun akan susah dikendalikan. Maka, tahanlah emosi ketika sedang marah. Tetap bicara lemah lembut, jika tidak bisa maka lebih baik diam.

Berikan Rasa Nyaman

Bisa jadi selain karena ia tidak bisa mendapatkan barang yang diinginkannya, Si Kecil marah karena ia merasa Mam kurang memberikan perhatian untuknya. Jika ini penyebabnya, maka berilah ia pelukan dan kata-kata yang bisa menenangkannya, karena walau bagaimanapun juga, Mam adalah sumber rasa nyamannya.

Jangan Kurung Ia dalam Kamar

Tidak sedikit kita jumpai orang tua yang mengurung anaknya di dalam kamar ketika anak tersebut sedang marah. Sebaiknya jangan pernah lakukan hal ini, Mam. Mengunci anak di dalam kamar justru akan membuat Si Kecil merasa tertekan dan kesepian. Hal ini berpotensi untuk membuatnya semakin membenci Mam. Solusinya, ajaklah dia berbicara baik-baik dan tanyakan apa alasan ia marah. Ini akan melatih kemampuannya untuk mengelola emosi.

Jangan Ikut Marah

Terkadang ketika Si Kecil marah dan orang tua merasa tidak bisa memenuhi atau memahami keinginan Si Kecil, ia akan ikut marah sehingga suara teriakan saling beradu antara orang tua dan Si Kecil. Tentu saja hal ini tidak sehat. Bahkan ada yang cenderung memukul karena tidak tahan dengan emosinya. Jangan menyiram api dengan api. Sebaliknya, bicaralah secara lembut kepadanya dengan nada bicara yang rendah. Hal ini akan membuat Si Kecil lebih tenang dan Mam pun bisa lebih mudah berbicara dengannya.

Mengapresiasi Ketika Ia Berhasil Meredakan Emosinya

Ketika Mam berhasil berbicara dan membujuknya sehingga amarahnya pun mereda, sesekali berilah hadiah misalkan membuatkan makanan kesukaannya atau memberinya kukis. Ini akan membuatnya melakukan hal yang sama ketika marah dan Mam pun tidak perlu bersusah payah membujuknya sambil menahan emosi yang terus meluap.

Cara-cara di atas dapat Mam lakukan untuk membantu Si Kecil mengatasi kemarahannya. Tentu saja sebagai orang dewasa, Mam juga harus lebih bijak dalam mengatasi luapan emosi Mam sendiri, ya. Ingat, Mam adalah panutan Si Kecil untuk membentuk kepribadiannya.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :