Cara untuk Tidak Memainkan Ponsel Saat Bersama Keluarga

Mam, banyak orang tua yang khawatir tentang sikap anak-anak mereka yang terlalu candu akan ponsel, entah itu sekedar bermain game atau berselancar internet. Namun, sadarkah Anda bahwa banyak pula orangtua yang terlalu mementingkan ponsel mereka, bahkan saat sedang bersama keluarganya?

Tidak seperti anak-anak, orang tua biasanya memiliki alasan kuat mengapa mereka harus terus menatap layar ponsel mereka sepanjang hari: email, jadwal rapat, hasil penelitian, updates kabar kantor, pesan, bahkan panggilan masuk. Ada juga orang tua yang mengaku menggunakan ponsel untuk hiburan dan pendisktraksi kepenatan bekerja. Namun sebenarnya, ketergantungan dengan ponsel adalah gejala yang menandakan hidup yang terlalu sibuk dan gelisahnya pikiran.

Dr. Jenny S. Radesky, seorang ahli perkembangan anak di Boston Medical Center, meneliti perilaku anak dan orang tua dalam sebuah restoran cepat saji. Dalam situs web Today, Ia menyatakan fakta mengejutkan bahwa lebih dari 70% orang dewasa menggunakan ponsel mereka saat makan. Baginya, hal ini adalah sebuah kesalahan besar. Interaksi face to face adalah cara utama Si Kecil belajar banyak: bahasa, mengenal emosi mereka sendiri, bahkan bagaimana mereka mengatur emosi. Pembelajaran tersebut dilakukan dengan melihat bagaimana orangtua mereka melakukan percakapan. Jika hal ini tidak terjadi, anak-anak kehilangan salah satu media pembelajaran terbaik mereka. Studi lainnya menyebutkan bahwa 54% dari anak-anak merasa orangtua mereka terlalu sering mengecek ponsel, dan 32% merasa dirinya tidak berharga ketika orangtua hanya mementingkan ponsel mereka.

Kabar baiknya, permasalahan ini masih dapat diselesaikan. Berikut beberapa cara untuk tidak memainkan ponsel saat bersama keluarga, khususnya saat bersama Si Kecil:

  1. Mengunduh aplikasi screen-time monitoring

Sebelum mengunduh aplikasi screen-time monitoring, langkah pertama mengatasi permasalahan ini adalah dengan terlebih dahulu mengakui kesalahan Anda. Mengapa harus demikian? Menurut survei, ternyata banyak orangtua yang tidak bisa mengakui seberapa lama mereka menggunakan ponsel. Maka, jika sudah berdamai dengan diri sendiri, barulah segera cek app store untuk mengunduh aplikasi screen-time monitoring  –Moments misalnya– yang berguna untuk memberi tahu berapa lama Anda telah menggunakan ponsel Anda.

  1. Memasang aeroplane mode di ponsel Anda

Jika Mam kesulitan menahan diri untuk tidak membuka ponsel bila ada notifikasi yang masuk, memasang aeroplane mode adalah salah satu cara tercepat untuk mengatasinya. Langkah sederhana ini akan menghentikan apapun masuk ke dalam ponsel Anda. Dengan begini, tunggulah sampai malam ketika Si Kecil sudah pergi tidur, barulah Anda mengembalikan ponsel anda ke mode normal. Atau jika aeroplane mode dirasa terlalu berlebihan, Mam bisa hanya mematikan pembaruan notifikasi.

  1. Membuat aturan ‘tidak ada ponsel saat makan’

Tidak hanya berlaku untuk Si Kecil, aturan ini bisa diterapkan juga untuk para orangtua (karena pada kenyataannya banyak orangtua yang malah sibuk mengoperasikan ponsel mereka saat waktunya makan). Buatlah aturan yang cukup ketat seperti: tidak boleh mengeluarkan ponsel sama sekali, walaupun hanya ingin mengeceknya dari home screen saja. Dengan begini, orangtua akan menaruh ponsel mereka di tempat yang jauh dari jangkauan dan kembali menikmati waktu bersama keluarga.

  1. Bijaksana dalam mengatur waktu

Survei membuktikan bahwa menggunakan ponsel ketika bersama keluarga – khususnya saat bersama Si Kecil – memiliki dampak yang buruk pada keluarga. Oleh sebab itu, bijaksanalah dalam mengatur waktu kapan Mam sebaiknya bermain ponsel. Sebagai contoh, Mam bisa mengecek email saat Si Kecil belum bangun, saat mereka masih di sekolah, atau saat mereka sudah pergi tidur.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Digital Awareness UK menemukan fakta bahwa lebih dari 3 dari 11 anak (berusia 18 tahun) meminta orangtuanya untuk meletakkan ponsel mereka. Maka, jika mereka sedang berada di hadapan Mam, fokuslah menghabiskan waktu dengan mereka ketimbang dengan ponsel Anda.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :