Lima Alasan Kenapa Piano Adalah Musik yang Cocok untuk Si Kecil

Mam, belajar memainkan alat musik ternyata dapat membantu Si Kecil meningkatkan kemampuan pendengaran dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk pendidikan dan interaksi sosial, lho. Oleh sebab itu, jika Mam sedang berencana untuk mengeleskan Si Kecil instrumen musik, jangan ragu untuk memilih piano sebagai salah satu alternatifnya. Tidak usah menaruh ekspektasi terlalu tinggi untuk menjadikan mereka the next Beethoven. Paling tidak, piano akan membuat Si Kecil lebih memahami matematika, berlatih sopan santun (termasuk kesabaran!), dan bekerja dalam tim. Selain itu, berikut beberapa manfaat lainnya yang dapat dijadikan alasan mengapa Si Kecil harus belajar main piano:

  1. Kemampuan menangani stress

Setiap latihan piano, khususnya jika Si Kecil berlatih di sebuah lembaga khusus yang mengajarkan piano, di akhir periode les akan diadakan sebuah konser musik khusus anak didik lembaga musik tersebut. Terlibat dalam pertunjukan piano, atau tampil di depan sekelompok orang, akan membiasakan mereka untuk mengatasi demam panggung. Semua latihan sebelum pertunjukan juga mengajarkan dedikasi, disiplin, dan proses penetapan tujuan.

  1. Menyempurnakan kedisiplinan dan kesabaran

Belajar piano pertama kali mungkin saja akan membuat Si Kecil frustasi, apalagi harus mengoordinasikan kedua tangan yang harus menekan tuts yang berbeda-beda. Tetapi seiring berjalannya waktu, Si Kecil akan terbiasa, bahkan hal tersebut mengajarkan Si Kecil kedisiplinan dan kesabaran dalam menggapai tujuan. Mengajarkan anak-anak untuk bisa mahir bermain alat musik membutuhkan waktu berjam-jam, berbulan-bulan, dan kadang bertahun-tahun latihan sebelum pada akhkirnya mencapai tujuan tertentu, seperti tampil dengan band atau menghafal sebuah karya solo misalnya. Selain itu, jika Si Kecil belajar dalam sebuah kelompok, ini juga mengajarkan kesabaran karena mereka harus menunggu giliran mereka bermain secara individual. Saat menunggu giliran, mereka dapat mendengarkan teman sekelasnya bermain musik dan menunjukkan rasa hormat kepada teman mereka.

  1. Kemampuan akademik

Seperti yang sempat disinggung di atas, musik ternyata sangat dekat dengan matematika. Dengan memahami irama, ritme, dan ketukan, Si Kecil sama saja seperti belajar pembagian, membuat pecahan, dan memahami pola. Lynn Kleiner, pendiri Music Rhapsody di Redondo Beach, menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia mereka, Si Kecil mulai mengingat lagu yang juga baik untuk memori jangka pendek maupun jangka panjang mereka.

  1. Kemampuan sosial

Sebuah kelas musik yang berisi beberapa orang mengharuskan Si Kecil untuk berinteraksi satu dengan yang lain. Komunikasi yang terjalin kemudian akan membentuk kerjasama tim dan menciptakan kresendo atau akselerasi. Jika Si Kecil tergabung dalam sebuah kelas musik yang terdiri dari berbagai macam jenis instrumen musik, mereka akan belajar untuk mengharmonisasikan nada. Misalnya, jika mereka memainkan piano terlalu keras atau cepat, maka suara yang dihasilkan tidaklah indah dan harmonis, begitu pula jika piano yang dimainkan terlalu pelan atau lambat.

  1. Menguatkan otot tangan

Bermain piano dipercaya sangat membantu Si Kecil dalam menguatkan otot tangan, yang akan terasa saat mereka dewasa nanti. Untuk itu, agar otot tangan Si Kecil dapat berkembang dengan sempurna, mereka harus bermain piano dengan posisi tangan yang benar yang bisa dipelajari dari seorang guru profesional.

Bagaimana, Mam? Jika Mam masih belum yakin akan memberikan pelajaran piano untuk Si Kecil, cobalah renungkan kelima manfaat yang bisa di dapatkan dari bermain piano. Namun jika Si Kecil lah yang menolaknya, jangan terlalu paksakan. Tunggulah sampai mereka sudah sedikit dewasa, dan kembali kenalkan piano kepada mereka.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :