Panduan Memandikan Bayi untuk Pertama Kali

Bagi seorang ibu muda, memandikan bayi adalah aktivitas yang menyenangkan sekaligus menantang, apalagi jika baru pertama kali. Kulit bayi lebih sensitif dan rentan dibanding orang dewasa. Oleh sebab itu, Mam harus berhati-hati ketika memandikannya. Berikut ini lima hal yang bisa Mam jadikan panduan.

Tes Suhu Air

Bayi mudah merasa kedinginan, apalagi ketika ia sedang telanjang. Jadi, jangan lama-lama membuatnya menunggu (Mam sudah melepas semua baju tetapi tidak segera mencelupkan Si Kecil ke air hangat). Suhu air juga perlu diperhatikan, jangan terlalu panas maupun dingin. Tes menggunakan pergelangan tangan bagian dalam atau siku Mam karena kedua area ini lebih sensitif sehingga hasilnya pun lebih akurat. Pastikan air sudah siap sebelum bayi dimasukkan ke bak mandi agar tubuh bagian bawahnya dapat segera merasakan hangatnya air.

Usahakan Bayi Selalu dalam Genggaman

Ketika memasukkan bayi ke bak mandi, celupkan kakinya terlebih dahulu dengan tangan kiri Mam berada di bawah kepalanya dan tangan kanan di area pantatnya. Bayi sangat lincah bergerak, tetapi jangan gugup. Tetap rileks dan Mam akan segera terbiasa. Jangan terlalu lama memandikan Si Kecil karena air dapat membuatnya kedinginan dan mengiritasi kulitnya. Gunakan sabun yang tidak pedih di mata untuk tangan dan area pantatnya. Mam cukup membilas area perut dan lainnya dengan air tanpa perlu memberinya sabun.

Menyeka Area Wajah dan Tubuh

Celupkan bola kapas ke air hangat, lalu sapukan secara lembut ke sudut mata bagian dalam ke luar. Bersihkan sisi yang lainnya dengan bagian bola kapas yang masih bersih. Lalu fokus ke pipi, sudut mulut, dan dagu untuk membersihkan sisa-sisa ASI dan makanan. Terakhir, lanjutkan ke belakang telinga. Jika ada kotoran yang membandel, bersihkan saja dengan sabun, tetapi jangan banyak-banyak, ya. Celupkan waslap ke air hangat, lalu usapkan ke leher dan badan Si Kecil. Lakukan dengan hati-hati, terutama di sekitar area pusar. Setelah itu, lanjutkan ke area siku dan sela-sela jarinya. Pastikan setiap lipatan di kulitnya bersih.

Sampo dan Bilas

Bersihkan kulit kepala bayi dengan sampo yang tidak pedih. Pakai dalam jumlah sedikit saja, lalu dicampur dengan air. Pijat secara lembut dan Mam harus sangat berhati-hati, terutama di bagian ubun-ubunnya. Bilas kepalanya dengan air hangat, lalu keringkan dengan handuk kering yang memiliki serat kain lembut. Jangan diusap, tapi ditepuk secara lembut. Pastikan area pantat dan lipatan kulit lainnya kering sebelum memakaikan baju.

Tidak Perlu Memberi Lotion dan Sebagainya

Kulit bayi sangatlah sensitif. Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya iritasi, Mam tidak perlu memberi lotion, krim, ataupun oil dan sejenisnya. Selain produk-produk tersebut akan menghilangkan aroma segar khas bayi, kandungan pewangi yang ada di dalamnya bisa memicu timbulnya ruam pada kulit bayi. Hindari juga bedak tabur karena bubuknya dapat membuat Si Kecil tersedak dan sesak napas.

 

Bagi Mam yang pertama kali melakukannya, mungkin hal ini akan sangat merepotkan, tetapi selang beberapa hari Mam akan terbiasa. Jika Mam tidak yakin, bisa meminta bantuan ibu Mam atau orang lain yang lebih berpengalaman untuk membimbing Mam memandikan Si Kecil.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :