Si Kecil Mencoret-Coret Tembok? Jangan Marah, Tapi Lakukan Ini!

Mam yang punya anak kecil pasti pernah mengalami fase di mana Si Kecil suka mencoret-coret benda apa pun yang ada di sekitarnya. Tak terkecuali tembok rumah. Meskipun sudah sering diberikan kertas untuk Si Kecil mencoret-coret atau papan tulis untuk dia bisa menggambar, namun tetap saja seringnya Si Kecil mencoret-coret d tempat yang ia sukai. Mam pasti pernah merasa hilang kesabaran menghadapi tingkah Si Kecil ini. Namun, Mam jangan pernah sampai memarahi dan membentak Si Kecil karena bisa membuat trauma.

Mam harus tahu mengapa Si Kecil suka sekali mencoret tembok dan bagaimana cara mengatasinya. Ada beberapa alasan mengapa anak kecil suka menggambar di tembok.

  1. Ekspresi kreativitas

Mencoret tembok merupakan bentuk kreativitas Si Kecil yang mana merupakan salah stau fase dalam tumbuh kembangnya. Setiap anak pastinya melewati fase ini dalam hidupnya. Usia 2 hingga 4 tahun adalah saat di mana Si Kecil sangat suka mencoret-coret sebagai bentuk ekspresinya. Meskipun hanya berupa coretan garis-garis yang tidak jelas membentuk gambar atau tulisan apa, namun sebenarnya jika menurut psikolog ada cerita yang ingin diungkapkan Si Kecil melalui kreasi gambarnya itu. Selain itu, menggambar di tembok juga membuat Si Kecil merasa lebih terlibat dalam gambar yang ia buat. Tembok yang luas membuat Si Kecil lebih puas mengeksplor gambarannya.

  1. Latihan motorik halus

Mencoret tembok ternyata bisa membantu perkembangan anak. Gerakan menggenggam kuas, krayon, atau alat tulis, bisa meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Saat Si Kecil memilih warna apa yang akan ia gunakan untuk mencoret dan gambar apa yang ia buat, Hal ini berkaitan dengan latihan pengambilan keputusan sedari dini dan sebuah proses dari penciptaan karya seni. Kreativitas anak akan semakin berkembang melalui aktivitasnya mencoret-coret tembok.

Mam bisa mengatasi kebiasaan Si Kecil mencoret tembok dengan beberapa cara berikut.

  1. Memberikan pengawasan

Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh Mam adalah selalu mengawasi Si Kecil saat ia sedang memegang alat gambar dan selalu mengarahkan Si Kecil untuk menggambar di kertas atau papan yang sudah Mam sediakan. Hal ini juga sebagai pembelajaran Si Kecil di mana seharusnya ia menggambar atau mencoret-coret. Jika tidak diberi tahu secara pelan-pelan sedari ini, bukan tidak mungkin mencoret di sembarang tempat akan terbawa sampai Si Kecil dewasa karena berpikir bahwa hal tersebut diperbolehkan.

  1. Melapisi tembok dengan kertas

Menggambar di tembok ternyata juga berkaitan dengan perkembangan Si Kecil. Saat anak berusia 2 tahun ia merasa lebih nyaman menggambar di tembok karena memungkinkan kontrol mata dan tangan yang baik. Mam bisa membuat ruang khusus di mana Si Kecil bisa leluasa mencoret tembok. Tembok bisa dilapisi kertas di seluruh bagiannya agar Si Kecil bisa menggambar di sana. Jika sudah penuh, Mam bisa mengganti kertas putih tersebut dengan yang baru. 

  1. Memilih cat tembok yang mudah dibersihkan

Cara lain yang bisa Mam lakukan adalah dengan mengaplikasikan cat tembok yang memungkinkan untuk dibersihkan dengan air. Ada beberapa pilihan seperti cat tembok waterbase, spotless paint, dan lain-lain. Sekarang sudah banyak merek cat di Indonesia yang mengeluarkan model cat yang aman untuk dicoret-coret oleh anak karena bisa dibersihkan. Mam bisa membersihkan tembok yang dicoret dengan hanya menyemprotkan air dan mengelapnya, atau bisa langsung digosok menggunakan lap basah. Cat ini juga aman untuk anak-anak dan tidak memiliki bau menyengat.

  1. Memilih alat gambar yang aman

Selain memilih cat tembok yang bisa dibersihkan dengan air dan kain lap, Mam juga bisa membelikan Si Kecil alat gambar yang mudah dibersihkan juga. Ada beberapa jenis pewarna yang dibuat khusus untuk anak-anak dengan bahan yang pastinya aman. Karena biasanya Si Kecil tidak hanya mencoret tembok, namun juga lantai dan tak jarang pula mencoret bagian tubuhnya. Maka dari itu, Mam juga harus memastikan alat gambar yang digunakan Si Kecil adalah tipe yang mudah dibersihkan saat dicoretkan ke tembok atau lantai. Jauhkan alat gambar yang membahayakan dan sulit dibersihkan dari Si Kecil agar memudahkan Mam saat membersihkan coretan.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :