Si Kecil Suka Menggigit Temannya? Ini Cara Menanggulanginya

Menginjak usia 1-2 tahun, perkembangan Si Kecil akan berdampak pada perilakunya. Salah satu contohnya adalah menggigit. Jika dulu ia hanya berusaha memasukkan apapun ke dalam mulutnya karena rasa penasaran, maka semakin beranjak dewasa ia pun akan mulai menggigit. Hal ini sebenarnya wajar dialami oleh Si Kecil, namun jika ia melakukan kebiasaan ini pada teman-temannya, maka Mam juga harus berusaha menguranginya.

Sebelum mengatasi kebiasaan menggigit pada Si kecil, ada baiknya Mam mencari tahu kenapa Si Kecil bisa seperti itu. Faktor pertama adalah karena ia ingin mengeksplorasi apapun yang ada di sekitarnya. tak hanya dengan tangannya, tapi juga mulut. Inilah yang membuat Si Kecil cenderung suka memasukkan apapun ke dalam mulut dan menggigitnya. Berikut cara mengurangi kebiasaan menggigit pada Si Kecil.

Beri Si Kecil Teether

Ada kalanya kebiasaan Si Kecil menggigit adalah karena pertumbuhan gigi. Seperti yang kita tahu bahwa gigi Si Kecil tidak tumbuh sekaligus. Nah, ketika gigi yang ada di dalam gusi mulai mencuat ke perlukaan, ia akan merasakan sensasi gatal atau sakit sehingga untuk menanggulanginya ia akan menggigit apapun di sekitarnya. Untuk itu, Mam bisa memberinya teether khusus. Teether ini biasanya berbentuk lingkaran dan terbuat dari bahan yang elastis. Teether ini akan menghindarkan Si Kecil dari menggigit orang lain di sekitarnya.

Jangan Sampai Si Kecil Kelaparan

Keinginan untuk menggigit juga dialami oleh Si Kecil yang merasa lapar. Untuk itu, pastikan Mam tidak terlambat memberinya sereal sesuai jadwal. Hal ini pada umumnya sering terjadi misalnya ketika Mam dan Si Kecil sedang dalam perjalanan. Perjalanan yang panjang membuat Si Kecil merasa lelah dan cepat lapar sehingga ia akan mulai menggigit apa pun yang ada di sekiranya termasuk tangan Mam.

Memberi Pengertian

Jika Si Kecil sudah cukup dewasa untuk bisa memahami kata-kata Mam, maka tak ada salahnya Mam memberitahunya bahwa menggigit orang lain itu tidak baik. tentu saja dengan isyarat yang mudah dipahami oleh Si Kecil. Si Kecil yang cerdas akan paham syarat tersebut bahwa hal yang dilakukannya tidak baik dan ia pun akan berusaha untuk tidak melakukannya lagi.  Namun, ada kalanya Si Kecil sangat marah sehingga ia tidak mau mendegarkan Mam. Jika situasinya seperti ini, maka sebaiknya pisahkan Si Kecil dari penyebab kemarahannya tersebut untuk menenangkannya.

Selalu Mengawasi

Cara terakhir yang bisa Mam lakukan yakni dengan mengawasi gerak-gerik Si kecil ketika bermain dengan teman-temannya. Karena pada umumnya Si Kecil yang sedang tumbuh pasti pernah pengalami fase menggigit, maka Mam tidak bisa mencegah hal itu dan satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan tetap mengawasinya.

Dengan melakukan cara di atas, Mam bisa mengurangi kebiasaan menggigit pada Si Kecil. Yang terpenting adalah Mam tidak membentak atau memukulnya karena hal itu sangat berlebihan dan tidak baik untuk perkembangan psikologi Si Kecil. Meskipun gigitan Si Kecil cukup menyakitkan, tahan diri untuk tidak marah kepadanya. Selamat mencoba!

Baca juga :

Mitos VS Fakta ASI – Part 3

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :