Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memasak dengan Mentega

Memasak dengan mentega diyakini dapat memperbaiki tampilan serta menambah cita rasa pada suatu masakan. Selain itu, memasak dengan mentega juga dapat menangkal radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan kanker karena di dalam mentega terkandung vitamin A dan E serta selenium yang tinggi. Akan tetapi, tahukah Mam bahwa ada beberapa kesalahan yang harus dihindari saat memasak dengan mentega?

Penggunaan Suhu yang Tidak Tepat

Mentega adalah produk olahan susu yang berwujud padat dalam suhu ruangan dan meleleh ketika dipanaskan. Saat Mam membuat kue, ada baiknya mengolah mentega dan gula dengan suhu ruangan agar lebih mudah bercampur. Memasak dengan mentega pada suhu ruangan dapat membuat kue menjadi lembut, sebaliknya kue akan menjadi terlampau kenyal jika Mam terlebih dulu melelehkan mentega yang akan dibuat adonan.

Memasak dengan mentega juga dapat Mam lakukan pada adonan pie. Pastikan bahwa suhu mentega sangat dingin agar adonan pie yang dihasilkan menjadi renyah. Mulai sekarang yuk gunakan suhu yang tepat saat Mam memasak dengan mentega.

Menambahkan Mentega Terlalu Cepat

Memasak dengan menggunakan mentega terkadang tidak ideal untuk masakan yang proses pembuatannya membutuhkan suhu tinggi. Kandungan susu dan lemak tinggi yang terdapat pada mentega dapat membuat masakan lebih cepat hangus. Ada baiknya jika Mam menambahkan mentega pada daging, seafood, dan sayuran ketika hampir masak. Hal ini dapat membuat bahan-bahan makanan tersebut tampak keemasan dan mengkilap.

Memadukan Mentega Dengan Bumbu Lain yang Kaya Rasa

Mentega memiliki kandungan lemak yang tinggi, sehingga ketika memasak hidangan gurih dengan menggunakan mentega justru akan menambah tingkat asin pada masakan tersebut. Mam dapat memadukan mentega dengan air perasan lemon atau cuka untuk mendapatkan rasa yang lezat. Jangan sekali-kali menambahkan garam pada saat memasak dengan mentega.

Memilih Antara Mentega Tawar atau Asin

Terdapat dua jenis mentega yang dapat Mam temukan di swalayan yaitu, mentega tawar dan mentega asin. Keduanya tentu memiliki peranannya masing-masing. Mentega asin tentu saja tidak akan dipilih pada saat membuat biskuit coklat, karena akan mengubah rasanya menjadi asin. Oleh karena itu, mentega tawar lebih banyak dimanfaatkan dalam proses pembuatan masakan. Mentega tawar juga cocok untuk memasak aneka saus. 

Membuat Keputusan yang Salah

Memasak dengan mentega juga membutuhkan tingkat kesenian yang tinggi untuk menghasilkan masakan yang sempurna. Sebagai seorang koki, Mam harus dapat membuat keputusan yang tepat dalam menggunakan mentega. Dalam membuat chocolate pound cake, Mam dapat mengkombinasikan minyak kelapa dan mentega untuk memperoleh rasa serta tekstur yang optimal. Sebaliknya, ketika hendak menggoreng telur sebaiknya Mam hanya menggunakan minyak zaitun sebab mentega dapat membuat telur lebih cepat gosong.

 

Nah, setelah mengetahui kesalahan-kesalahan yang sering Mam lakukan saat memasak dengan mentega, sekarang Mam dapat lebih berhati-hati saat menggunakan mentega pada proses memasak. Semoga Mam semakin bijak dalam memilih bahan-bahan masakan untuk keluarga, ya.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :