Apa yang Harus Mam Ketahui Tentang Susu Formula

Mam, air susu ibu (ASI) memang menjadi salah satu sumber nutrisi terbaik untuk bayi, terutama ketika ia masih berusia 0-6 bulan. Nah, setelah memasuki bulan ke-6, Mam sudah harus memperkenalkan kepada si kecil mengenai susu tambahan atau susu formula sebagai pelengkap gizi si kecil.

ASI memang menajdi sumber nutrisi yang baik bagi bayi di bawah usia 6 bulan, tapi seiring bertambahnya usia maka kebutuhan asupan gizi si kecil pun tidak bisa tercukup dengan ASI saja. Nah, Mam, kalau si kecil sudah memasuki waktu untuk mendapatkan nutrisi tambahan, seperti susu formula, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelumnya.

Susu Formula Terbuat dari Susu Sapi

Mam, pada umumnya susu formula untuk bayi yang dijual di pasaran berasal olahan susu sapi. Dalam susu formula, susu sapi yang dipilih merupakan susu pilihan yang sama sekali tidak memiliki riwayat alergi dalam keluarga. Ketika si kecil alergi terhadap susu sapi, biasanya ia akan terserang diare. Khusus untuk tumbuh kembang bayi berusia di atas 6 bulan, pilihlah susu formula yang mengandung fortifikasi zat besi. Mungkin Mam pernah mendengar kabar kalau susu formula bisa menyebabkan sembelit pada bayi, nyatanya tidak semua bayi mengalami hal ini.

Lama Susu Formula yang Sudah Dibuka

Mam, meskipun berada di dalam wadah yang teruji klinis, susu yang sudah dibuka pun sebaiknya tidak terlalu lama dihabiskan. Khusus untuk susu cair dalam kaleng, ketika dibuka Anda hanya bisa menyimpannya selama 48 jam dengan catatan Anda menutupnya dengan rapat dan masuk ke dalam kulkas. Sedangkan untuk susu yang dimasukan ke dalam botol, Anda harus mendinginkan dan diminum kembali dalam waktu 48 jam.

Sedangkan untuk susu bubuk yang sudah ditempatkan ke dalam botol, harus masuk kulkas dan diminum dalam waktu 24 jam saja. Setelah dipindahkan ke botol, susu formula yang tersisa dalam kaleng harus dipastikan tertutup rapat dan disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Susu kaleng juga harus dihabiskan dalam waktu sebulan setelah dibuka.

Hindari Memanaskan Susu Formula di dalam Microwave

Mam, hindarilah menghangatkan botol susu di dalam microwave. Hal ini dikarenakan microwave hanya bisa memanaskan susu hanya sebagian saja dan justru membuat susu menggumpal yang berisiko melukai lidah si kecil. Ada baiknya, microwave tersebut Anda gunakan untuk memanaskan air dalam cangkir untuk merendam botol susu agar susunya tetap hangat.

Perhatikan Kebersihan Botol

Mam, ketika Anda ingin memberikan susu formula kepada si kecil, pastikan botol dan dot yang digunakan oleh si kecil steril. Anda bisa merebus botol dan dot si kecil ke dalam air mendidi selama 5 menit. Hal ini dilakukan guna memastikan kebersihan dan kesehatan si kecil dari kuman atau bakteri. Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda hingga bersih sebelum menyiapkan susu kepada si kecil.

 

Baca juga :

Saat Suami Menjadi Bayi Gede

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :