Inilah Makanan Anak yang Dilarang Di Usianya

Si kecil sering ingin mencoba makanan Anda? Ini wajar saja karena rasa ingin tahunya yang tinggi. Tapi, hati-hati ada makanan yang dilarang dikonsumsi anak di usia tertentu.

Ketika si kecil telah memasuki usia 1 tahun, Anda mungkin ingin mengenalkan berbagai jenis makanan baru pada buah hati Anda. Si kecilpun sedang senang-senangnya mencoba makanan yang rasanya berbeda dengan yang biasanya. Tetapi perhatikan beberapa makanan yang dapat membahayakan si kecil bila diberikan terlalu cepat dari seharusnya.

USIA 12 HINGGA 24 BULAN

Hindari jenis makanan:

  • Susu rendah lemak

Karena di usia ini, anak masih membutuhkan lemak dan kalori dari susu untuk perkembangan otak dan pertumbuhan fisiknya. Hanya saja, khusus untuk anak dengan masalah obesitas, dokter biasanya menyarankan pemberian susu rendah lemak bahkan sebelum ia memasuki usia 2 tahun.

  • Makanan berukuran besar

Beri makanan yang dipotong-potong kecil sebesar kacang untuk menghindari masalah tersedak saat makan.

  • Makanan bertekstur keras atau lengket

Permen, kacang-kacangan, dan popcorn juga dapat membuat anak tersedak. Sedangkan, permen karet, gummy candies, dan marshmallow karena dapat menempel di tenggorokan anak dan mengganggu pernafasannya.

USIA 2 SAMPAI 3 TAHUN

Meski si kecil sudah semakin mahir untuk mengunyah makanannya, tetapi tetap masih ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan risiko tersedak. Apalagi biasanya di usia ini, si kecil mulai belajar mandiri, hingga ia lebih suka memegang sendok dan mencoba makan sendiri. Karena itu pastikan Ibu Dan Mama untuk lebih berhati-hati memberikan makanan ini untuk buah hati Anda.

  • Makanan berukuran besar atau memiliki tulang

Selalu potong ke dalam ukuran kecil dan buang tulang atau duri, makanan seperti sosis, ikan, dan ayam. Pastikan juga makanan tersebut bertekstur lembut, agar memudahkan proses mengunyah.

  • Makanan bertesktur lengket atau terlalu keras

Sama seperti usia 12 hingga 24 bulan, sebaiknya hindari dulu makanan seperti permen, gummy candies, popcorn, dan permen karet karena bila tersedak bisa menutup saluran pernafasannya.

Anak berusia 2 sampai 3 tahun juga sudah mulai aktif bergerak dan mencoba banyak hal. Sebaiknya ajarkan anak untuk menikmati makanannya sambil duduk. Jangan biasakan anak makan sambil melakukan aktivitas lain, seperti menonton televisi atau bermain lari-larian karena dapat membuat ia lupa mengunyah makanannya dan memicu masalah tersedak.

 

USIA 3 TAHUN SAMPAI 5 TAHUN

Buah hati Anda adalah si mandiri yang sudah bisa menentukan jenis makanan favoritnya dan memberitahu Anda apakah ia sudah kenyang atau masih lapar. Meski begitu, tetap hindari memberi makanan yang bertekstur terlalu keras dan lengket, serta nemiliki biji-bijian, karena dapat membuat ia tersedak dan mengganggu saluran pernafasannya. Batasi juga makanan yang terlalu berlemak dan berkadar gula atau garam yang tinggi.

Sahabat Ibu Dan Mama, pastikan untuk tetap memperhatikan makanan anak serta nutrisi yang terkandung di dalamnya. Beberapa anak mungkin menunjukkan tanda-tanda alergi setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu.Bila ya, hentikan pemberian makanan tersebut selama seminggu, sehingga Anda mendapatkan kesimpulan pasti mengenai makanan apa yang menyebabkan alergi pada anak Anda. Selain itu, berikan makanan sesuai dengan usia anak dan hindari pemberian makanan anak yang dilarang di usianya.

Pernah bekerja sebagai jurnalis dan deputy editor in chief di 4 majalah di Indonesia selama 8 tahun. Saya percaya pada quote,"A Smart Mother Will Raise Smarter Children" Dan bergabung dengan IbuDanMama adalah salah satu cara saya untuk mewujudkan hal ini. Saya mungkin hanya sebuah cahaya kecil, tetapi saya bermimpi cahaya tersebut dapat menginspirasi perempuan Indonesia lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Related Posts

Comments :