Suka Kimchi? Simak Resep Kimchi Mudah Berikut Ini

Selain drama dan musik Korea yang merasuki masyarakat Indonesia belakangan ini, aneka masakan Korea juga ikut mendapat tempat spesial. Buktinya, Mam pasti sudah tidak asing lagi jika mendengar nama tteokbokki, bibimbap, atau gimbab kan? Namun dari semua makanan Korea yang terkenal tersebut, ada satu jenis makanan yang menjadi autentik Korea. Yap! Makanan tersebut adalah kimchi.

Kimchi termasuk dalam kategori makanan pendamping, terbuat dari campuran sayuran (umumnya menggunakan kubis Napa dan lobak Korea) yang diasinkan dan terfermentasi. Dikutip dari Health, Kimchi adalah salah satu makanan tersehat di dunia karena mengandung banyak vitamin (A, B, dan C) serta bakteri sehat (lactobacilli) yang baik untuk pencernaan dan bisa membantu mencegah infeksi jamur. Beberapa penelitian lainnya bahkan menemukan fakta bahwa kubis yang terfermentasi memiliki senyawa yang dapat mencegah pertumbuhan kanker.

Beruntungnya, saat ini Mam bisa dengan mudah menemukan kimchi dimanapun. Bisa di restoran Korea yang sudah banyak tersebar di kota-kota, bisa juga di pasar swalayan karena kimchi sudah banyak dijual dalam bentuk kemasan. Tetapi kalau Mam tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah, berikut resep sederhana untuk membuat kimchi:

Bahan-bahan:

  • 1 buah kubis Napa (jika sulit menemukan jenis kubis ini, Mam bisa menggantinya dengan jenis kubis lain yang mudah ditemukan di sekitar Anda)
  • 4 sdm garam
  • 6 siung bawang putih
  • 1 jahe seukuran ibu jari (sudah dikupas)
  • 2 sdt gula kastor (teksturnya lebih halus dibanding gula pada umumnya dan bewarna putih bersih)
  • 2 sdm pasta udang Korea
  • 3 sdm gochugaru (bubuk cabai) kering
  • 200 gr lobak putih (dipotong memanjang seperti korek api)
  • 6 buah daun bawang (dipotong memanjang seperti korek api)
  • Air

Cara Membuat:

  1. Buang tangkai atau bagian yang keras pada kubis, lalu potong-potong menjadi ukuran 4 cm. Setelah itu, masukan potongan kubis ke dalam mangkok besar, taburi dengan garam, dan pijatlah menggunakan tangan.
  2. Tuangkan air ke dalam mangkok tersebut sampai kubis terendam seluruhnya, diamkan selama dua jam.
  3. Setelah dua jam, buang air tadi dan cuci kembali kubis di bawah air mengalir. Tunggu sampai kubis benar-benar kering selama ± 30 menit.
  4. Masukkan bawang putih, jahe, dan gula ke dalam food processor (Mam bisa juga menggunakan blender atau diulek) untuk membuatnya menjadi lembut. Setelah lembut, tuangkan semua bahan tadi ke dalam mangkok lain, tambahkan pasta udang dan gochugaru, kemudian aduk hingga rata.
  5. Tambahkan lobak, daun bawang, dan kubis (pastikan sudah tidak ada air tersisa, peras terlebih dahulu sebelum dicampurkan) ke dalam mangkok tadi. Ambil sarung tangan dan gunakan tangan Mam untuk mencampurkan keseluruhan bahan hingga rata.
  6. Setelah tercampur rata, pindahkan kimchi tersebut dari mangkok ke wadah tertutup, tekan ke bawah hingga cairannya naik. Sisakan sedikit ruang untuk udara di atasnya, lalu tutup hingga rapat.
  7. Biarkan kimchi terfermentasi pada suhu ruangan selama 2-5 hari (tempatkan piring di bawah wadah berisi kimchi tersebut untuk menampung air garam yang mungkin menggelembung keluar). Pastikan untuk mengecek kimchi setiap hari dan terus menekannya supaya seluruhnya terendam air garam.
  8. Jika kimchi sudah terasa enak, pindahkan ke wadah lainnya dan masukkan ke dalam kulkas. Kimchi bisa langsung disajikan, atau Mam bisa menyimpannya sampai kira-kira tiga bulan.

Per 50 gr penyajian, kimchi mengandung 13 kalori, 0.7 gr lemak (0g sat lemak), 1.1 gr protein, 1.9g karbohidrat, dan 1,6 gr gula. Sehat dan nikmat bukan? Jadi, tunggu apalagi Mam?

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :