Tips Membuat Salad Lezat untuk Keluarga

Mam, salad adalah salah satu makanan sehat yang baik menjadi menu makanan bagi Si Kecil dan anggota keluarga lainnya. Namun karena didominasi sayur atau buah-buahan, biasanya Si Kecil menolak untuk memakannya. Untuk memenangkan hati mereka, potonglah sayuran menjadi bentuk-bentuk yang keren, topping yang menyenangkan, dan buatlah bewarna-warni. Nah, berikut beberapa tips yang bisa Mam pertimbangkan sehingga dapat membuat salad semakin lezat:

  1. Selalu sertakan protein tanpa lemak

Jika keluarga Mam termasuk pencinta daging, Mam bisa gunakan dada ayam panggang, tuna kalengan, atau terkadang potongan steak tanpa lemak. Jika keluarga Mam adalah vegetarian, Mam bisa gunakan sayuran yang kandungan proteinnya tidak kalah dengan daging, salah satunya adalah buncis. Selain tinggi protein, buncis juga sarat akan serat. Vegetarian lainnya juga gemar memasukan tahu panggang, kacang hitam, kacang edamame, kacang lentil, quinoa, atau kacang-kacangan lainnya ke dalam salad mereka.

  1. Kombinasikan sayuran hijau

Jika selama ini Mam menggunakan bayam atau romaine sebagai sayuran hijau dalam salad Anda, itu bagus karena kedua sayuran hijau tersebut mengandung banyak nutrisi. Namun selain bayam dan romaine, masih banyak jenis sayuran hijau yang tidak kalah lezat dan Mam bisa gunakan dalam salad, seperti arugula, daun selada, selada air, atau peterseli. Mam juga bisa mengombinasikan sayuran hijau yang bertekstur lebih renyah untuk memperkaya salad, gunakan kola, kubis, atau bit. Selain sayuran hijau, kubis ungu juga baik digunakan karena mengandung antosianin dan fitokimia yang dapat membantu kadar gula darah tetap stabil.

  1. Bewarna lebih indah

Salad yang penuh dengan sayuran hijau (plus kubis ungu) memang penuh dengan nutrisi, namun apa salahnya dengan salad bewarna-warni? Selain cantik secara tampilan, salad bewarna-warni mengandung berbagai campuran vitamin, mineral, dan antioksidan yang lebih beragam. Amy Shapiro, pendiri Real Nutrition NYC, menambahkan bahwa jika Mam memiliki sisa sayuran yang belum dimasak dari makan malam sebelumnya seperti jamur, paprika, atau asparagus, jangan buang dan gunakanlah. “Bahan-bahan tersebut merupakan tambahan yang baik untuk salad Anda. Anda juga sekaligus berkontribusi mengurangi limbah makanan,” jelas Shapiro.

  1. Sedikit lemak baik dan kacang-kacangan

Setelah menyiapkan bahan utama salad yang biasanya berupa sayuran hijau, penting juga untuk Mam untuk menambahkan topping yang mengandung lemak baik seperti alpukat atau buah zaitun (pilih salah satu, jangan gunakan keduanya). Jika Mam ingin menambahkan kacang-kacangan, sebaiknya Mam tidak menambahkannya terlalu banyak: hanya dua sendok makan atau paling banyak ¼ cangkir. Kacang memang kaya akan protein, namun juga tinggi akan lemak.

  1. Salad dressing buatan rumah

Salad Mam akan menjadi semakin istimewa ketika semua bahan terbaik yang sudah disiapkan dilumuri oleh salad dressing buatan rumah. Saphiro menyarankan untuk mengombinasikan bahan-bahan favorit dalam membuat salad dressing, seperti minyak zaitun dengan balsamik, mustard Dijon, garam, lada, dan sedikit madu. Mam juga bisa membuat vegetarian vinaigrettes dengan menggunakan wortel-jahe atau madu-mustard Dijon. Buatlah agak banyak, kemudian simpan di lemari pendingin sehingga salad dressing dapat bertahan selama satu sampai dua minggu.

Ternyata untuk membuat salad yang sehat dan enak tidak sulit kan, Mam? Yuk belajar hidup sehat mulai dari sekarang!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :