Makan Protein Ketika Sedang Olahraga, Baca Ini Dulu

Mam, pernahkah Anda merasa sangat lapar setelah berolahraga? Jika iya, maka Mam tidak perlu merasa khawatir, hal tersebut normal adanya. Dikutip dari situs web Mbg, tubuh manusia secara otomatis membutuhkan nutrisi setelah melakukan olahraga, khususnya olahraga yang berfokus untuk melatih kekuatan (strength workout) demi menjaga kesehatan tulang dan kekuatan otot.

Pada dasarnya, olahraga akan menyebabkan penipisan glikogen otot esensial serta pemecahan struktur otot. Namun tenang saja, pemecahan struktur otot ini bukanlah sesuatu yang negatif, melainkan sebuah awalan dari proses yang menakjubkan. Dengan struktur otot yang terpecah, tubuh Mam akan memiliki kemampuan untuk membangun kembali otot yang lebih kuat, lebih cerdas, dan lebih bisa beradaptasi. Untuk memaksimalkan proses tersebut, tubuh membutuhkan asupan glikogen yang baru. Di sinilah nutrisi pasca latihan bekerja, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan hormon alami tubuh, insulin.

Manfaat Insulin dalam Tubuh

Mengapa insulin yang dipercaya dapat memaksimalkan proses pembangunan kembali oto setelah dipecah-pecah? Begini, insulin akan membantu memandu karbohidrat dan asam amino ke dalam otot, memungkinkannya mengisi ulang karbohidrat dan membantu memulai proses pembangunan otot yang tadi telah dijelaskan. Untuk meningkatkan kadar insulin pada saat otot benar-benar membutuhkannya, Mam bisa mengakalinya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat.

Protein juga Membantu

Selain karbohidrat, protein juga membantu untuk “mengobati” pemecahan struktur otot yang terjadi setelah Mam berolahraga. Tubuh Mam membutuhkan protein untuk mulai membangun kembali otot. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa tubuh akan menyerap protein lebih maksimal sesaaat setelah seseorang berolahraga. Oleh sebab itu, mengonsumsi protein setelah berolahraga akan membuat tubuh Mam berterima kasih.

Menjaga Agar Tidak Berlebihan

Walaupun demikian, jangan konsumsi protein atau karbohidrat secara berlebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tidak pernah baik bukan? Dikutip dari situs web Mbg, masa dimana tubuh bisa menyerap protein dengan maksimal adalah saat dimana sebelum mulai terbuang. Begitu pula dengan karbohidrat, isi ulang glikogen otot yang didapatkan dari asupan karbohidrat hanya membutuhkan jumlah tertentu. Jika berlebihan, karbohidrat yang sama justru akan meningkatkan lemak yang menyebabkan tubuh Anda menjadi gemuk.

Namun, alih-alih menghitung jumlah protein dan karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh setelah berolahraga, Mam lebih baik untuk memahami tubuh Anda  sendiri dan memintanya untuk memberitahu seberapa banyak nutrisi yang Mam butuhkan. Dengan kata lain, evaluasilah diri Mam. Sebagai contoh, jika Mam baru saja melalui olahraga dengan tempo dan intensitas yang tinggi, maka tubuh Mam membutuhkan lebih banyak nutrisi. Sementara jika olahraga yang Mam lakukan tidak terlalu berat, Mam bisa mengurangi porsi protein dan karbohidrat yang nanti Mam konsumsi. Konsumsi protein dan karbohidrat yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

Menemukan porsi ideal dan seberapa banyak protein dan karbohidrat yang harus dikonsumsi setelah berolahraga memang tidak mudah. Namun dengan sedikit trial and error, Mam pasti bisa mengetahui dengan tepat apa yang terbaik untuk tubuh Anda. Semoga berhasil ya, Mam!

 

Baca juga:

Makanan Sehat Untuk Diet Ibu Hamil

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :