Mengatasi Anggota Keluarga yang Tidak Bisa Makan Gula

Mam, makanan manis yang bertabur gula memang seringkali menggoda, mulai dari permen, cupcake, tart, churros, atau makanan-makanan penutup lainnya. Namun sayangnya, untuk para penderita diabetes, penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang berada di atas normal, mengonsumsi makanan manis (yang penuh gula) tentu saja sebuah pantangan.

Dikutip dari Federasi Diabetes Internasional, Indonesia sendiri merupakan negara darurat diabetes. Itu berarti, penderita diabetes di Indonesia (pada tahun 2013 saja) sudah mencapai sekitar 8.5 juta orang (rentang usia 20-79 tahun). Lalu, apa yang harus Mam lakukan jika Mam atau anggota keluarga lainnya menderita diabetes sehingga tidak bisa makan gula?

Salah satu cara paling mudah untuk mengatasinya adalah mengatur pola makan. Pasien diabetes tidak diperkenankan untuk sembarang mengonsumsi makanan. Salah-salah, kadar gula yang sudah tinggi akan terus meningkat dan mengakibatkan efek negatif pada kesehatan, seperti: kelelahan, pusing, kerusakan saraf, hingga memicu penyakit jantung. Untuk itu, berikut empat makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang tidak bisa makan gula:

  1. Makanan olahan biji-bijian atau karbohidrat kompleks

Dikutip dari situs web Alodokter, para penderita diabetes biasanya menjalani terapi nutrisi medis untuk mengontrol kadar gula darah. Terapi nutrisi medis ini berupa pengaturan pola makan supaya gizi, kalori, dan kadar lemak dalam makanan yang nantinya dikonsumsi oleh penderita diabetes tetap terjaga. Berdasar terapi nutrisi medis ini, makanan pertama yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah makanan olahan yang terbuat dari biji-bijian atau karbohidrat kompleks, seperti: nasi merah, oatmeal, atau sereal dari biji-bijian utuh.

  1. Buah-buahan segar

Salah satunya adalah blueberry yang memiliki kandungan zat antioksidan tinggi di dalamnya. Buah “berry” lainnya juga baik bagi tubuh, misalnya acai berry yang mengandung asam lemak omega 3 dan 6 yang bisa memperbaiki sel yang rusak akibat diabetes. Jika Mam tidak terlalu menyukai buah berry, Mam bisa menggantinya dengan buah naga, apel hijau, buah mengkudu, pepaya, alpukat, atau jambu air. Jika Mam ingin mengolah buah-buahan tersebut menjadi jus, hindari penambahan gula secara berlebihan.

  1. Sayur-mayur

Dua jenis sayuran yang sebaiknya Mam (atau anggota keluarga lain) konsumsi ketika sudah tidak bisa makan gula terlalu banyak adalah bayam dan brokoli. Namun Mam juga boleh mengonsumsi jenis sayuran yang diproses dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang lainnya, seperti: tauge, kangkung, sawi hijau, atau paria.

  1. Menghindari makanan dengan kadar gula yang tinggi

Selain makanan-makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi, Mam juga sebaiknya mengetahui jenis makanan apa yang seharusnya dihindari oleh orang-orang yang tidak bisa makan gula. Makanan tersebut biasanya makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi, seperti: nasi putih, roti tawar putih, makanan yang terbuat dari tepung terigu, daging berlemak, buah-buahan kaleng yang tinggi gula, dan makanan-makanan lain dengan kadar gula yang tinggi lainnya. Untuk memastikan penderita diabetes mengonsumsi makanan-makanan yang benar, Mam lebih baik memasaknya sendiri di rumah ketimbang membeli makanan jadi diluar.

Jangan lupa juga untuk secara rutin memeriksakan kadar gula dalam tubuh dan mengonsultasikannya kepada dokter. Pemeriksaan tersebut bisa dilakukan dengan menjalani beragam tes berbeda, diantaranya: tes gula darah puasa, tes gula darah acak, tes haemoglobin A1c, dan tes toleransi glukosa oral.

 

Baca juga : 

12 Cara Mengatasi Varises Pada Ibu Hamil

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :