Inilah Cara Mengatur Keuangan untuk Pendidikan Anak

Membiayai anak hingga mengenyam pendidikan tinggi merupakan impian setiap orang tua. Namun, biaya pendidikan yang mahal kerap menjadi momok tersendiri karena butuh usaha keras untuk menyisihkannya dari gaji bulanan. Bagaimana solusi agar anak tetap mendapat pendidikan layak? Inilah cara mengatur keuangan untuk pendidikan anak!

Tabungan pendidikan

Pendidikan anak merupakan salah satu pos pengeluaran yang utama dalam manajemen keuangan keluarga. Mam bisa membuka tabungan khusus untuk pendidikan anak. Tabungan ini memberikan banyak fasilitas yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan juga fasilitas bunga yang cukup lumayan. Tak perlu repot karena biasanya tabungan ini bisa menjadi turunan dari rekening pribadi Mam di bank yang sama dengan sistem auto debit. Misalnya Mam berencana menyisihkan 200 ribu per bulan untuk tabungan pendidikan, maka setiap bulannya bank secara otomatis akan memotong 200 ribu dari rekening Mam.

Investasi Reksa dana

Untuk Mam yang tertarik berinvestasi kecil –kecilan bisa mencoba reksa dana. Instrumen ini cocok untuk pemula karena risikonya kecil dan menawarkan keuntungan yang lumayan. Ini adalah investasi yang bersifat jangka panjang dan memberikan return besar. Bila Mam rutin berinvestasi dalam jangka waktu 5 tahun atau lebih maka dana pendidikan untuk Si Kecil akan terjamin. Investasi pasar modal ini dapat menutupi kenaikan biaya pendidikan yang terus meningkat.

Deposito

Bila Mam memiliki sejumlah tabungan yang lumayan, uang tersebut bisa didepositokan untuk persiapan biaya pendidikan anak.  Bunga deposito lebih besar bila dibandingkan dengan tabungan konvensional biasa. Cara ini cukup jitu dan mudah dilakukan karena deposito tidak bisa dicairkan sesuka hati sebelum jatuh tempo.

Asuransi pendidikan

Karena setiap tahunnya uang sekolah dan uang kuliah makin meningkat, cara lain untuk menyiasati keuangan untuk pendidikan anak yaitu asuransi pendidikan. Bila dibandingkan dengan tabungan pendidikan asuransi relatif lebih rumit prosesnya. Karena meskipun premi sudah selesai dibayar, asuransi pendidikan baru bisa dicairkan bila jatuh tempo. Asuransi ini bisa menjadi investasi cadangan bila orang tua tertimpa musibah sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah.

Investasi emas

Investasi ini bisa dilakukan agar Si Kecil terjamin dana pendidikannya. Mam bisa berinvestasi emas karena mudah untuk dijual lagi dan harganya relatif stabil. Sebaiknya emas yang disimpan dalam bentuk emas batangan dengan kadar 99 persen. Emas ini bisa ditemukan di toko emas, PT. Aneka tambang dan lainnya.

Kepastian masa depan pendidikan Si Kecil mulai sekolah hingga kuliah ada di tangan Mam. Jadi, sebaiknya lakukanlah investasi dan persiapan sedini mungkin untuk pendidikan anak di masa depan. Mulai menabunglah bahkan ketika Si Kecil baru lahir agar dia memiliki masa depan yang cerah.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :