Tips Memenuhi Kebutuhan Protein Hewani Bagi Anak Alergi Seafood

nugget ayam sayur

Tubuh Dita bengkak dan sejak satu jam yang lalu Dita tak berhenti buang air besar sampai tubuhnya terlihat lemas. Sang mama tampak cemas sekali melihat putri kesayangannya tampak tak berdaya. Khawatir terjadi sesuatu pada putrinya akhirnya mama Dita membawanya ke dokter.

Di klinik, bu dokter mengatakan kalau Dita sepertinya alergi terhadap makanan. Sejam lalu memang gadis kecil yang masih berusia 3 tahun ini menyantap sup kepiting asparagus. Maksud sang Mama adalah ingin memberikan asupan protein hewani yang variatif agar anak tidak bosan, namun rupanya tubuh Dita meresponnya sebagai alerger sehingga bereaksi secara berlebihan seperti orang keracunan makanan. Jadi serem ya, lalu bagaimana anak bisa mendapatkan protein hewani bila tubuhnya bereaksi negatif?

Biasanya pada anak anak yang orang tuanya memiliki riwayat alergi, tubuhnya akan merespon sumber alergen tertentu yang masuk lewat asupan makanan. Ada yang hanya alergi pada makanan berbahan seafood, ada yang alergi telur, ada juga yang alergi bumbu penyedap. Salah satu upaya memenuhi asupan protein hewani bagi anak yang alergi seafood dapat dilakukan dengan membuat alternatif menu yang terbuat dari bahan ayam dan ikan air tawar. Contohnya adalah nugget ayam sayur.

Sri Rahayu, SP. Lahir di Jakarta 37 tahun silam. Menyelesaikan studi di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Wanita. Seorang ibu rumah tangga dengan dua putra yang memiliki hobi menulis, baca komik, memasak, dan travelling sambil berwisata kuliner. Karya tulisnya telah diterbitkan oleh beberapa penerbit dan beredar di toko-toko buku di Indonesia, di antaranya Resep Sambal Paling Laris (Dunia Krreasi), Nasi Goreng Paling Indonesia (padi), Cara Buat Sushi Paling Enak A la Jepang (Ajar Masak), Budidaya Lele di Lahan Sempit Modal Kecil Untung Besar (infra Hijau) dan Kumpulan Kisah Inspiratif Saat Terakhir (QIBLA).

Related Posts

Comments :