Cara Mengatasi Kegelisahan Saat Naik Pesawat

Mam, berpergian menggunakan pesawat terbang mungkin sudah menjadi hal yang umum. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang memilih moda transportasi ini untuk berpindah kota yang masih dalam satu daratan, seperti Jakarta-Surabaya misalnya. Selain cenderung memakan waktu tempuh yang lebih cepat ketimbang jalur darat, harga tiket pesawat terbang saat ini juga sudah terbilang murah, tidak semahal seperti waktu lalu.

Namun bagi sebagian orang lainnya yang belum terbiasa, terbang menggunakan burung besi bisa memberikan kegelisahan tersendiri. Mam tentu saja tidak ingin mood Anda menjadi rusak hanya karena orang-orang sekitar Mam (atau bahkan diri Mam sendiri) merasa gelisah ketika menumpangi burung besi tersebut bukan? Oleh sebab itu, jika Mam bertemu dengan kondisi demikian, berikut empat cara yang sebaiknya segera Mam terapkan:

  1. Membuat daftar periksa (checklist)

Salah satu alasan terbanyak orang bepergian menggunakan pesawat terbang adalah untuk pergi berlibur. Namun, jika Mam turut mengajak Si Kecil untuk liburan bersama, maka sudah dipastikan barang bawaan Mam akan membludak karena harus membawa pakaian, mainan, makanan, hingga pernak-pernik Si Kecil lainnya. Banyaknya barang yang harus dibawa terkadang akan membuat Mam gelisah walaupun sudah sampai diatas pesawat, takut-takut ada barang yang tertinggal dan membuat Si Kecil menangis di sepanjang perjalanan. Untuk menghindari hal tersebut, buatlah daftar periksa (checklist) yang mendata barang-barang apa saja yang seharusnya dibawa pergi. Jika mencatat di kertas terasa terlalu repot, Mam bisa manfaatkan aplikasi note yang ada di smartphone Anda.

  1. Mengobrol dengan penumpang di sebelah Mam

Gelisah saat menumpangi pesawat terbang juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor internal, salah satunya disebabkan oleh rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh tempat duduk yang keras, ruang kaki yang terlalu sempit, sabuk pengaman yang ketat. Jika tidak ditangani dengan benar, ketidaknyamanan ini akan akan berdampak pada sesuatu yang lebih seriu, seperti: hiperventilasi atau serangan panik. Untuk menghindari hal tersebut, Mam bisa meredakan kegelisahan akibat ketidaknyamanan dengan mengobrol ringan dan santai dengan penumpang yang berada di sebelah Mam.

  1. Bermain game

Cara lainnya untuk mengatasi rasa gelisah Mam saat menumpangi pesawat terbang adalah dengan bermain game. Game akan memaksa pikiran Anda bekerja seaktif mungkin, membuat Mam secara tidak sadar melupakan rasa panik dan cemas yang seringkali timbul. Jika kebetulan Mam tidak membawa game apapun, Mam bisa menggantinya dengan membaca buku atau majalah. Apapun kegiatannya, pastikan supaya pikiran Mam bekerja aktif dan positif.

  1. Mengatur pernapasan

Jika kegelisahan Mam sudah sampai ke serangan panik dan membuat laju pernapasan Mam meningkat, maka pertolongan pertama yang harus Mam lakukan adalah mengatur pernapasan. Jangan menghirup udara menggunakan bagian atas dada Mam, tetapi gunakanlah area perut. Caranya, ambil posisi duduk yang nyaman, lalu letakkan tangan Anda rata di perut sekitar 2cm di atas pusar. Gunakan tangan Anda sebagai patokan. Maksudnya, ketika Anda menghirup napas, usahakan supaya jari tengah Anda tidak saling bersentuhan. Namun ketika Anda menghela napas, jari tengah Anda harus saling menyentuh. Hirup udara selama tiga detik, kemudian lepaskan juga selama tiga detik. Cara tersebut akan efektif melambatkan laju pernapasan Anda yang tadi meningkat tajam karena serangan panik.

Mengatasi kegelisahan saat berada di pesawat ternyata tidak terlalu sulit kan, Mam? Oleh sebab itu, terapkan keempat cara diatas jika Mam merasa mulai gelisah ya!

 

Baca juga:

Buah-Buahan yang Membantu Mam Meningkatkan Kesuburan

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :