Mam, Simak Tips Rumah Tangga Harmonis Bagi Pengantin Baru

Banyak hal yang harus diperhatikan oleh pengantin baru, termasuk cara membangun rumah tangga yang harmonis. Mengingat keharmonisan merupakan faktor utama kebahagiaan rumah tangga, tentu saja keberadaannya harus dijaga. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang perlu diketahui!

Tetaplah berkencan

Status sudah menikah dan masih berpacaran tentu berbeda, namun bukan berarti mam dan pasangan harus berhenti berkencan. Justru, mam dan pasangan harus tetap berkencan untuk kembali merasakan kemesraan saat masih berpacaran dulu. Hal ini penting diperhatikan karena biasanya pasangan kehilangan keharmonisan karena kurangnya kemesraan. Usahakanlah untuk setiap akhir pekan luangkan waktu bersama pasangan untuk dihabiskan berdua saja.

Kurangi kebiasaan mempermasalahkan hal-hal kecil

Tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang hal-hal kecil dapat memicu masalah, terutama dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, pada masa awal-awal pernikahan, sebaiknya mam mengurangi kebiasaan mempermasalahkan hal-hal kecil yang bisa berujung pada pertengkaran besar. Ingatlah bawah sebagai pengantin baru, mam dan pasangan membutuhkan masa penyesuaian.

Jangan biarkan kondisi mam dan pasangan yang belum terbiasa dengan sikap dan kebiasaan masing-masing menjadi sumber masalah. Hal ini masih mungkin terjadi karena meskipun sudah berpacaran selama bertahun-tahun, masih saja ada hal yang harus disesuaikan. Meskipun tidak mudah, mam dan pasangan harus saling pengertian dan hindari sikap mempermasalahkan hal-hal kecil untuk menjaga keharmonisan. Kuncinya adalah mam dan pasangan harus saling beradaptasi dan saling pengertian.

Komunikasikan setiap ekspektasi yang dimiliki dengan pasangan

Setiap pasangan tentu memiliki ekspektasi atau harapan pada pasangannya. Memiliki ekspektasi boleh-boleh saja, namun jangan biarkan ekspektasi tersebut menjadi konflik dan mengganggu keharmonisan, terutama saat awal-awal pernikahan. Seringkali, konflik terjadi karena salah paham dan salah pengertian. Oleh karena itu, setiap kali mam dan pasangan memiliki ekspektasi yang tak terpenuhi, hal yang harus dilakukan adalah komunikasi.

Mengingat suami biasanya kurang peka dengan harapan dan keinginan istri, mam bisa meluangkan waktu untuk menjelaskan ekspektasi yang mam miliki pada suami. Hal yang sama juga berlaku bagi suami. Dengan begitu, mam akan bisa mengenal pasangan lebih baik dan menghindari konflik akibat ekpektasi yang tak terpenuhi.

 

Siap menghadapi perubahan

Tidak peduli seberapa keras mam dan pasangan berusaha untuk mempertahankan kebiasaan saat masa pacaran dulu, pasti ada saja hal-hal yang tidak sama atau berubah saat sudah menikah. Tidak perlu menganggap perubahan tersebut sesuatu yang buruk, terimalah sebagai sebuah tantangan baru untuk dihadapi bersama pasangan. Setiap perubahan dalam pernikahan, mulai dari sikap, kebiasaan, hingga kondisi keluarga harus dihadapi dengan kepala dingin. Yang terpenting adalah mam dan pasangan harus tetap berkomunikasi membahas perubahan yang ada bila perlu didiskusikan untuk menemukan solusi terbaik.

Itulah beberapa tips rumah tangga harmonis bagi pengantin baru yang harus mam dan pasangan  ketahui. Tips di atas tentunya tak hanya harus mam terapkan di awal-awal pernikahan, namun selalu pernikahan berlangsung untuk tetap mesra dan harmonis dalam membangun bahtera rumah tangga. Semoga bermanfaat!

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :