Cara Mencegah Keriput Ketika Tidur

Memiliki wajah cantik dan mulus mungkin menjadi dambaan setiap wanita di dunia. Dengan wajah yang mulus, seorang wanita dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka sehingga dapat beraktivitas dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.

Salah satu penghalang dalam memiliki wajah yang mulus adalah keriput. Untuk mengatasinya, yang harus Mam lakukan adalah kegiatan yang sederhana: tidur. Ya, kebiasaan tidur berperan besar dalam mengatur jumlah keriput di wajah. Dengan tidur, tubuh mampu meremajakan kulit dengan baik dan efektif sehingga kerutan-kerutan di wajah dapat hilang. Lantas, bagaimana cara mencegah keriput ketika tidur? Berikut langkah-langkahnya.

Tidur Cukup

Tidurlah dengan cukup setiap malam. Bila Mam kurang tidur dalam semalam, gangguan tidur ini bisa saja mempercepat pertumbuhan keriput di wajah. Sebuah penelitian menemukan bahwa tubuh mengeluarkan kortisol saat kurang tidur. Hormon kortisol mampu merusak sel-sel kulit sehingga kerutan di wajah semakin bertambah. Untuk mencegah keriput karena kurangnya tidur, sebaiknya pergilah tidur lebih awal dari biasanya.

Tidur malam yang ideal adalah 7-9 jam sehari. Saat itu juga, tubuh akan memperbaiki sel-sel kulit mati yang rusak serta membangun kembali tenaga setelah seharian penuh beraktivitas. Inilah yang harus Mam maksimalkan sehingga sel-sel kulit lebih kenyal karena telah diganti dengan sel kulit baru.

Tidur Terlentang

Bila Mam termasuk orang yang suka tidur miring atau tengkurap, mungkin Mam akan menemukan banyak keriput di wajah Mam. Ketika tidur tengkurap, Mam menempatkan dahi pada risiko besar keriput saat area tersebut tertekan oleh bantal semalaman. Sama dengan ketika tidur miring, sisi samping wajah yang bersentuhan langsung dengan bantal akan sangat rawan akan pertumbuhan keriput. Dengan tidur terlentang, Mam dapat mencegah tumbuhnya keriput dan bukan tidak mungkin kulit Mam juga terlihat awet muda.

Tidur terlentang juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Ketika tidur terlentang, aliran darah dari dan ke seluruh tubuh sejajar dengan jantung. Dengan demikian, jantung jadi tidak bekerja keras ketika memompa darah.

Gunakan Bantal Anti Keriput

Mungkin Mam sulit untuk beradaptasi dengan posisi tidur terlentang. Solusinya, Mam dapat mengganti bantal yang tepat. Beberapa perusahaan menawarkan bantal yang secara spesifik menangani masalah munculnya keriput di wajah. Bantal khusus tersebut memiliki kandungan tembaga oksida yang sangat bagus untuk mengurangi munculnya keriput di wajah.

Krim Malam Juga Penting

Penggunaan krim malam sebelum tidur juga perlu. Beberapa produk krim malam menawarkan produk anti aging mereka yang secara khusus mampu mengurangi keriput pada wajah. Dengan menggunakan krim malam, kulit wajah akan lebih sehat dan lebih lembab. Kandungan-kandungan baik pada krim malam akan diserap secara sempurna saat tidur.

Berhati-hatilah dalam memilih krim malam anti-aging. Usahakan krim malam yang Mam gunakan memiliki izin Depkes dan BPOM. Selain itu, cek juga apakah kulit Mam alergi dengan krim tersebut. Caranya adalah dengan mengoleskannya ke punggung tangan sebelum tidur. Bila terjadi ruam merah di area yang dioleskan produk terebut, segera hentikan pemakaian.

 

Itulah beberapa tips yang tepat dalam mencegah sekaligus menghilangkan keriput pada wajah saat tidur. Kualitas serta kuantitas tidur adalah penting dalam menjaga kesehatan kulit wajah. Selain itu, makanan sehat yang mengandung vitamin dan mineral juga wajib untuk Mam konsumsi setiap harinya agar usaha dalam menyehatkan kulit keriput lebih maksimal.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :