Mam, Jangan Ragu untuk Memotong Rambut!

Tren gaya rambut yang berubah-ubah setiap tahun membuat Mam tergoda untuk mencobanya? Namun, di lain sisi Mam takut jika model rambut yang baru akan kurang cocok dengan Mam. Keraguan semacam ini yang membuat Mam pada akhirnya mengurungkan niat untuk memotong rambut. Selain itu, Mam juga masih merasa sayang dengan rambut yang sudah panjang, jadi mengapa harus dipotong pendek hanya untuk sebuah tren? Jika Mam masih memiliki pemikiran-pemikiran semacam itu, ini lima alasan Mam tak perlu ragu lagi untuk memotong rambut.

Rambut Masih akan Tetap Tumbuh

Merasa sayang dengan rambut panjang Mam yang sudah susah payah Mam rawat selama ini? Jika ini alasannya, maka pilihlah model rambut pendek yang tidak terlalu pendek. Jika Mam cukup berani dan ingin tampil berbeda sama sekali, sepertinya haircut yang sangat pendek bisa Mam coba. Rambut akan senantiasa tumbuh, jadi Mam tak perlu khawatir. Seiring berjalannya waktu, rambut Mam akan tumbuh panjang hingga seperti sebelum dipotong.

Lebih Mudah Dirawat

Rambut yang lebih pendek akan semakin mudah untuk merawatnya, bukan? Selain itu, Mam juga tak perlu waktu lama untuk menyisir dan mengeringkannya setelah mandi. Bahkan, rambut yang pendek tak memerlukan hair dryer untuk kering sehingga bisa mengurangi risiko rambut rusak akibat terpapar panas hair dryer. Jika Mam suka ribet dengan rambut panjang karena harus menguncirnya saat merasa gerah, lepek, dan berminyak, maka Mam akan merasakan hal yang berbeda dengan rambut pendek. Rambut pendek lebih memudahkan kulit kepala untuk bernapas sehingga kecil kemungkinan untuk lepek. Selain itu, Mam juga tak perlu menguncirnya karena udara bisa langsung mengenai rambut bagian dalam.

Mencoba Image Baru

Tak perlu takut Mam akan mendapat image aneh dari orang sekitar karena tampilan rambut yang berbeda. Apakah Mam tidak bosan dengan style rambut panjang? Sesekali Mam juga perlu melihat perbedaan pada style Mam jika rambut lebih pendek. Mungkin Mam akan mendapatkan reaksi kaget atau cibiran dari teman Mam, tapi percayalah itu tak akan lama. Mereka akan terbiasa dengan rambut baru Mam. Biarkan waktu berjalan. Kreasi fashion tak hanya terbatas pada outfit yang Mam kenakan, tetapi juga gaya rambut Mam. Jadi, tak ada salahnya bereksperimen dengan rambut, bukan?

Lebih Nyaman

Bisa jadi Mam justru merasa lebih nyaman dengan model rambut yang baru. Jika Mam merasa shock ketika proses pemotongan selesai, hal itu wajar. Setelah sekitar seminggu, Mam akan mulai terbiasa dan menyukai rambut baru Mam. Selain itu, rambut yang pendek terlihat lebih ‘ringkas’, simpel, dan bersih. Akan ada saatnya Mam tidak berhenti berkaca untuk melihat style rambut baru yang mulai cocok dan menyatu dengan wajah Mam.

Belajar Mengkreasikan Style untuk Rambut Pendek

Karena terhitung baru, Mam akan mencari referensi sana-sini untuk mencoba style apa yang cocok untuk rambut baru Mam. Hal ini seru, bukan? Selain meungurangi kebosanan, Mam juga bisa menunjukkan image yang berbeda dengan menyocokkan style rambut pendek yang baru dengan gaya berbusana Mam. Hilangkan pikiran bahwa rambut pendek memiliki kreasi style yang lebih sedikit karena rambut pendek dengan style yang tepat akan membuat Mam tampil lebih cantik.

 

Bagaimana, Mam? Apakah masih ragu untuk tampil dengan rambut baru? Tak perlu malu dengan image baru, karena semua hal hanya perlu pembiasaan. Oh ya, pastikan juga Mam memilih model haircut yang sesuai dengan bentuk wajah Mam, ya! Konsultasikan pada hair dresser terlebih dahulu jika perlu. Semoga bermanfaat!

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :