IbudanMama

Empat Trend Hijab untuk Mam yang Sering Bepergian

Mam sering ragu untuk bepergian karena takut tidak bisa menyesuaikan gaya hijab dengan kondisi sekitar? Tidak usah khawatir! Saat ini sudah banyak berbagai macam jenis dan tutorial hijab yang bisa menjadi penolong untuk wanita berhijab yang senang bepergian. Gaya hijab untuk bepergian akan sangat berbeda dengan gaya hijab untuk acara-acara resmi, tetapi hal tersebut tentu saja tidak akan mengurangi kemodisan Mam dalam berpenampilan. Berikut beberapa trend hijab untuk Mam yang sering bepergian:

  1. Turban

Pin bagian kanan dan kiri menggunakan jarum pentul, silangkan ke bagian belakang, lalu tarik ke atas dan lilitkan di sekitar kepala sampai tidak ada sisa pashmina. Pin dengan jarum pentul supaya pashima tetap pada posisinya. Bagi Mam yang tidak membawa jarum pentul, Mam juga tetap bisa mengenakan pashmina bergaya turban lain. Caranya, bagi kedua pashmina menjadi sebelah kiri dan kanan, lalu ikat di bagian belakang leher. Angkat keduanya ke atas mengelilingi kepala, kemudian ikat di salah satu sisi lalu sisipkan sisanya. Sematkan jarum pentul supaya sisa pashmina tidak kemana-mana.

  1. Rapih dan menjuntai

Karena bepergian sama dengan terbatasnya pakaian, maka Mam harus pintar-pintar mengkreasikan berbagai model hijab walaupun menggunakan pashmina yang sama. Oleh sebab itu, situs web Phinemo membagikan beberapa gaya hijab yang bisa dibuat hanya menggunakan satu pashmina. Gaya pertama, terapkan pashmina dengan panjang yang berbeda antara kanan dan kiri. Kemudian, masukkan bagian yang pendek ke sisi baju dan lilitkan bagian yang panjang mengelilingi kepala secara vertikal ke arah berlawanan. Biarkan sisi panjangnya menjuntai ke bawah. Gunakan jarum pentul sebagai perekat.

 

Sama seperti gaya pertama, gaya kedua dimulai dengan menerapkan pashmina dengan panjang yang berbeda antara kanan dan kiri, kemudian pin bagian tengahnya menggunakan jarum pentul. Lalu lipat bagian yang pendek ke dalam. Kemudian, tarik bagian yang panjang dan lilitkan ke kepala secara vertikal sehingga tidak ada juntaian pashima yang tersisa.

  1. Ikat samping ala Ninda Putri

Tutorial hijab ini diberikan oleh Ninda Putri, runner up Hijab Hunt 2015. Langkah pertama, kenakan ciput ninja yang menutupi hingga leher guna hasil hijab yang lebih rapi. Kemudian siapkan scarf segiempat, lipat menjadi segitiga, lalu letakan di atas kepala sama panjang. Untuk memberi aksen volume, Mam bisa lipat sedikit bagian atasnya dan pin menggunakan jaum pentul. Selanjutnya, ambil sisi bagian kanan dan lilitkan ke belakang leher dan satukan semua sisinya. Ambil bagian belakang scarf yang dekat leher, kemudian lilitkan ke leher arah pundak sebelah kanan, pin menggunakan jarum pentul.

  1. Hijab Travelling ala Denta Haritsa

Denta Haritsa, juara 1 Sunsilk Hijab Hunt 2016, memberikan tutorial hijab menggunakan kain sifon. Pertama-tama, kenakan ciput ninja yang menutupi hingga leher guna hasil hijab yang lebih rapih. Kemudian, letakkan sifon di atas kepala dengan salah satu sisi yang lebih pendek. Bawa sifon yang lebih pendek ke dekat telinga berlawanan mengelilingi dagu, sematkan jarum pentul. Sisa ujung scarf dimasukkan ke belakang leher. Sisi lainnya yang panjag dan masih menjuntai, bawa ke arah pundak dan sematkan jarum.

Ternyata banyak gaya hijab yang sangat simple dikenakan dan cocok untuk bepergian kan, Mam? Oleh sebab itu, jangan biarkan hijab menjadi penghalang bagi Mam untuk berjalan-jalan ya!