Tips Menata Peralatan Makeup

Iklan produk makeup baru yang ada di pasaran membuat kita para wanita tergiur untuk membelinya. Walaupun sudah memiliki item untuk kategori yang sama, tetap saja kita membelinya karena penasaran. Akibatnya, produk makeup pun menumpuk dan tidak semuanya dipakai dan hal ini bisa memakan tempat. Tak jarang pula, Mam jadi bingung ketika akan memakai salah satu produk. Karenanya, penting untuk membuat koleksi makeup tetap terorganisir agar terbebas dari bakteri dan jamur yang justru dapat menyebabkan gangguan pada kulit.

Memilah

Dari sekian banyak produk makeup yang Mam punya, pastinya tak semuanya setiap hari dipakai. Bahkan mungkin ada yang sudah kadaluarsa. Oleh sebab itu, pilah mana produk kosmetik yang sekiranya sudah tidak dipakai. Dengan begitu, pouch kosmetik Mam juga akan semakin longgar. Buang produk kosmetik yang sudah lewat tanggal kadaluarsa atau sudah berubah tampilan warnanya. Untuk brush dan pengeriting bulu mata, buang saja jika memang sudah rusak atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Membersihkan

Apakah Mam rajin membersihkan alat dan produk kosmetik Mam? Tidak semua orang mau dan rajin membersihkan makeup secara berkala, bisa jadi karena lupa atau tidak sempat. Padahal, membersihkan makeup itu penting, lho! Jangan hanya dipakai karena produk kosmetik yang sering mengalami kontak dengan kulit atau tangan bisa menjadi sarang bakteri. Bersihkan bedak compact atau produk kosmetik lain yang memiliki tekstur cream atau liquid dengan sanitizer spray yang bisa Mam beli secara online. Lipstick pun juga demikian. Namun, selain menggunakan sanitizer, Mam bisa menyimpan lipstick dalam freezer selama semalaman untuk membunuh bakteri yang ada. Lalu, kembalikan dalam suhu semula sebelum dipakai.

Makeup brush yang beraneka macam sangat rentan menjadi sarang bakteri. Normalnya, brush dibersihkan setiap seminggu sekali karena sering mengalami kontak dengan kulit dan produk kosmetik. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kuman dari kulit akan berpindah ke produk makeup ketika pengaplikasian. Cucilah brush dengan menggunakan sabun dan air mengalir, lalu keringkan.

Menata

Pastinya Mam tidak hanya memiliki satu macam produk kosmetik untuk satu kategori saja, bukan? Belilah rak kosmetik mini. Letakkan produk kosmetik dalam kategori yang sama dalam satu tempat. Misalnya, lipstick dengan lip gloss, lip balm, dan lip stain. Letakkan berbagai jenis foundation dalam satu tempat dengan urutan shade yang rapi. Begitu juga dengan produk makeup yang lain. Dengan memiliki produk makeup yang tersusun rapi, Mam tidak perlu bingung mencari-cari ketika akan memakainya sehingga tidak banyak memakan waktu. Sedangkan, produk makeup seperti pelembap, parfum, dan cat kuku tidak perlu diletakkan dalam rak kosmetik jika memang space yang ada tidak cukup. Letakkan saja di luar rak. Jika memungkinkan, sisakan space barang kali Mam mau membeli produk kosmetik baru.

 

Bagaimana, Mam? Produk makeup jangan hanya digunakan, tetapi juga perlu dibersihkan serta dirapikan. Tak hanya bersih, produk makeup pun juga akan lebih tahan lama karena produk kosmetik yang kotor akan menjadi sarang bakteri dan dapat memicu terbentuknya jerawat pada kulit Mam. Sempatkan waktu selama beberapa jam setiap minggunya untuk mengorganisir dan membersihkan produk serta alat kosmetik Mam. Selain itu, yang lebih penting, jangan mudah tergiur untuk membeli produk kosmetik baru. Pikirkan terlebih dahulu apakah Mam benar-benar akan memakainya di kemudian hari. Bedakan antara want dan need. Selamat mencoba, Mam!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :