Ada kutipan yang mengatakan bahwa masalah terbesar dalam komunikasi adalah kita tidak mendengar untuk memahami, melainkan untuk membalas. Tanpa disadari, hal tersebut mungkin telah Mam dan pasangan lakukan sehingga komunikasi pun menjadi tidak seefektif yang Mam inginkan. Salah satu kunci untuk memperbaikinya adalah dengan menjadi pendengar yang baik, Mam. Melalui lima tips di bawah ini, Mam bisa menerapkannya saat berkomunikasi dengan pasangan Mam.
Jangan Menghakimi Pasangan
Ketika pasangan Mam ingin membicarakan sesuatu dengan Mam, mereka tidak membutuhkan seseorang yang membuat mereka merasa telah melakukan hal salah. Cobalah untuk tetap objektif saat Mam dan pasangan mengobrol tentang topik-topik yang cenderung berat. Tunjukkan pula bahwa Mam selalu bersedia untuk mendukung pasangan. Jangan lupa untuk menanyakan apakah ada hal yang dibutuhkan oleh pasangan. Hal tersebut dapat membuat Mam dan pasangan saling membantu.
Melihat Hal dari Sudut Pandang Pasangan
Hal ini menjadi salah satu bagian tersulit dalam mendengarkan orang lain berbicara. Mam harus berusaha untuk mengalihkan sejenak segala pikiran dari benak Mam dan mencoba untuk berpikir seperti pasangan Mam. Terdengar susah, memang, namun hal ini akan membantu Mam untuk berempati terhadap pasangan. Selain itu, tentu Mam dapat menjadi seorang pendengar yang lebih baik dengan sendirinya.
Pertimbangkan Hal-Hal untuk Membuat Perasaan Lebih Baik
Mayoritas orang pasti pernah kehabisan kata-kata saat ia sangat butuh untuk berbicara. Mam mungkin juga pernah mengalaminya. Ketika pasangan sedang butuh untuk didengarkan, pikirkan hal-hal yang membuat Mam merasa lebih baik saat Mam juga membutuhkan seseorang untuk mendengarkan Mam. Apakah Mam ingin agar orang lain memberikan solusi atau hanya memberi dukungan? Mam pun bisa menerapkannya pada pasangan Mam.
Tidak Usah Memikirkan Apa yang Akan Dikatakan
Saat mendengarkan pasangan berbicara, ingatlah bahwa ia benar-benar membutuhkan semua perhatian yang bisa Mam berikan. Usahakan untuk tidak memikirkan hal-hal apa saja yang akan Mam katakan setelahnya. Akan lebih baik bagi Mam untuk fokus pada cerita yang dibagi oleh pasangan. Dengan begitu, Mam akan lebih memahami perkataan yang disampaikan oleh pasangan. Mam pun mendapat lebih banyak kesempatan untuk memenuhi kebutuhannya.
Buang Segala Bentuk Distraksi
Bukan menjadi cerita baru bahwa kini hidup kita dikelilingi oleh gadget. Jadi, jika Mam hendak menjadi pendengar yang baik untuk pasangan, pastikan bahwa Mam telah menyingkirkan hal-hal tersebut atau segala macam bentuk distraksi lain. Cobalah untuk duduk berdua di dalam kamar dengan seluruh gadget dalam keadaan mati. Perhatian Mam dan pasangan pun pasti akan maksimal.
Jika Mam dan pasangan tahu bahwa kalian membutuhkan percakapan heart-to-heat tentang sesuatu, pastikan bahwa Mam dan pasangan menjadwalkannya secara khusus. Rencanakan waktu dan tempat yang diyakini Mam dan pasangan tidak akan memiliki distraksi. Dengan begitu, Mam dan pasangan pun akan benar-benar fokus terhadap satu sama lain.