Banyak tugas yang harus dilakukan oleh orang tua, termasuk mendidik anak dari kecil hingga dewasa. Mendidik anak laki-laki dan perempuan pada dasarnya sama saja. Namun ada beberapa hal Mam yang membuatnya sedikit berbeda. Mengutip dari Familyshare anak laki-laki memiliki tantangan hidup yang sulit dan menantang. Oleh karenanya ada hal-hal tertentu yang perlu Mam perhatikan dalam mendidik anak laki-laki.
Berikan Dukungan dan Kasih Sayang
Kasih sayang orang tua sangatlah penting untuk anak. Kurangnya kasih sayang akan membuat anak menjadi kurang empati di kemudian hari. Dengan kasih sayang dari orang tua, anak laki-laki merasa dihargai dalam lingkungan keluarga. Sebagai orang tua, Mam dan ayah hendaknya mendukung kegiatan positif yang dilakukan oleh anak. Bila anak memiliki bakat tertentu, sebaiknya Mam arahkan dengan baik apa yang dicita-citakan. Percayalah Mam, usaha mereka akan membawa hasil baik di kemudian hari.
Ajak Si Kecil Bermain dan Melakukan Hal Baru Bersama
Bermain bersama dengan si kecil? Mengapa tidak. Ajak anak untuk bermain sembari mengasah kemampuan diri. Seperti bermain game seru atau membantunya mengerjakan PR serta mengajaknya melakukan hal baru yang berguna di kemudian hari ketika tumbuh dewasa. Semisal ketika ayah sedang membetulkan mobil di garasi biarkan anak laki-laki untuk ikut serta. Dengan begitu mereka akan melihat dan belajar apa yang dilakukan oleh ayah.
Tanamkan Sikap Positif dalam Diri Anak
Anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Berikan contoh baik pada diri mereka. Selain itu Mam dan ayah tanamkan sikap positif pada anak laki-laki. Seperti bersikap kooperatif, dinamis, dan rendah hati. Dan yang terpenting, ajarkan pula sikap untuk selalu bertanggung jawab pada anak laki-laki. Hal ini penting Mam, karena akan ada banyak pengalaman-pengalaman berharga yang akan dilalui oleh anak laki-laki nantinya.
Ajarkan Anak untuk Bersikap Tangguh dan Menghargai Sesama
Walau dengan lemah lembut orang tua tetap perlu mengajarkan ketegasan pada anak laki-laki agar memiliki jiwa yang tangguh. Sebaiknya ajarkan pula sikap percaya diri untuk membela kebenaran. Berikan ruang bagi anak laki-laki untuk berbicara dan mengutarakan sikapnya saat dia merasa diperlakukan tidak adil.
Ketika kecil, orang tua menganjurkan anak untuk tidak sembarangan dalam memilih teman. Mam, ubahlah pandangan ini saat anak mulai beranjak dewasa. Biarkan mereka berteman dengan siapa saja. Dengan bersikap seperti ini, mereka akan lebih menghargai kekurangan dan kelebihan orang lain. Namun orang tua tetap mengawasi walau tak sesering dulu.
Bantu Si Kecil Mengelola Emosinya
Terkadang laki-laki lebih cepat naik pitam dan emosi daripada perempuan. Hal ini diungkap dalam jurnal Scandinavian Journal of Psychology tahun 2008 sebagaimana dilansir dari laman Liputan6. Jurnal tersebut juga mengemukakan bahwa laki-laki balita lebih reaktif dan ekspresif secara reaksional dibanding perempuan balita. Perasaan ini akan terbawa hinga dewasa kelak.
Untuk itulah Mam atau ayah sebaiknya membantu anak laki-laki mengelola emosinya. Apabila Si Kecil marah, bujuk dia untuk berbicara apa yang mereka mau. Jika Mam atau ayah membentaknya, akan membawa dampak buruk dan mereka akan berontak. Setelah itu katakan pada anak laki-laki bahwa kemarahan hanyalah bersifat sesaat dan tidak akan menyelesaikan masalah.
Sudah tahu kan Mam hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak laki-laki? Semoga bermanfaat Mam!







