7 Langkah Amankan Rumah Selama Mudik Lebaran

rumah mudik

Lebaran tinggal sebentar lagi, mudik lebaran pun mulai ramai dilakukan warga. Rumah yang ditinggalkan kosong berhari-hari untuk ditinggal mudik bisa menjadi sasaran empuk para pencuri. Oleh karena itu, sebelum berangkat, pastikan rumah dalam keadaan aman.

Beberapa hari lagi Lebaran tiba. Anda mungkin tengah mempersiapkan mudik bersama keluarga. Saat mempersiapkan mudik ini, biasanya orang disibukkan dengan perawatan mobil, barang bawaan, hingga oleh-oleh yang akan dibawa ke kampung halaman. Lalu, bagaimana dengan rumah yang akan Anda tinggalkan untuk waktu beberapa hari ke depan?

Mudik ke kampung halaman, terutama bagi yang jauh, biasanya dilakoni dalam waktu lebih dari satu minggu. Saat ditinggal mudik ini, rumah biasanya ditinggalkan kosong karena kebanyakan kerabat yang sama-sama di perantauan juga meninggalkan rumahnya untuk mudik. Begitu pula dengan tetangga. Mereka pun sibuk mengurus keluarga masing-masing untuk mudik dan mempersiapkan Lebaran untuk keluarganya. Apa boleh buat, rumah beserta isinya, yakni sepeda motor dan barang elektronik, seperti televisi, kulkas, dan komputer pun ditinggalkan oleh penghuninya sejenak menuju kampung halaman. Belum lagi barang-barang berharga lainnya.

Kondisi rumah yang sepi karena tak berpenghuni selama beberapa hari ini sering menjadi sasaran empuk para pencuri. Pencuri dengan mudah mengambil barang apa saja ketika rumah Anda memberikan peluang besar untuk dijadikan sasaran pencurian. Hemm, siapa yang mau semua ini terjadi? Siapa pun Anda pasti tidak ingin kembali ke rumah dalam kondisi barang-barang hilang dicuri. Oleh karena itu, sebelum meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman, sebaiknya pastikan rumah dalam keadaan aman. Beberapa tips berikut ini bisa Anda lakukan supaya rumah terhindar dari tindakan jahat para pencuri. Berikut ini tipsnya.

  1. Upayakan agar lampu Anda tetap menyala di malam hari
    Hal ini akan memberi kesan bahwa rumah Anda ada penghuninya dan tidak sedang ditinggal mudik ke luar kota. Tidak perlu semua ruangan yang menyala, misalnya ruang tamu dan teras saja. Anda bisa meminta bantuan tetangga untuk menyalakannya di malam hari dan mematikannya di pagi hari. Tentunya, tetangga tersebut adalah orang yang bisa dipercaya dan sudah kenal dekat dengan Anda. Bisa juga, Anda membeli bola lampu yang disertai sensor, yakni lampu akan menyala secara otomatis saat cahaya mulai redup atau gelap dan akan mati saat hari terang benderang di pagi hari. Hal ini tentu akan membuat pencuri yang berniat melakukan kejahatan di rumah Anda beranggapan bahwa Anda sedang di rumah sehingga tidak berani mendekat.
  2. Titipkan sepeda motor
    Jika Anda mudik dengan meninggalkan rumah yang tak berpenghuni, sebaiknya titipkan sepeda motor kepada kerabat atau teman yang tidak mudik. Jika garasi Anda dibobol sewaktu-waktu, motor mudah untuk dibawa lari para pencuri. Bisa-bisa sepulang mudik Anda kehilangan sepeda motor, jangan sampai hal ini terjadi.
  3. Laporan kepada petugas keamanan setempat
    Sebelum mudik, sebaiknya Anda melapor kepada petugas keamanan di kompleks perumahan Anda. Hal ini penting dilakukan supaya petugas bisa lebih memberikan perhatian kepada rumah-rumah yang ditinggal pergi penghuninya. Pada beberapa kompleks perumahan, biasanya ada pendataan bagi warga yang akan mudik sehingga penjagaan terhadap rumah warga lebih ditingkatkan oleh petugas keamanan dan beberapa orang yang ditunjuk oleh RT setempat.
  4. Taruh beberapa sandal di depan rumah
    Sama seperti lampu yang sebaiknya menyala di malam hari, dengan menaruh sandal di depan pintu, dimaksudkan agar mereka yang berniat jahat melakukan pencurian beranggapan bahwa rumah Anda tidak kosong karena ada banyak sandal seperti biasanya. Sehingga pencuri pun tak jadi menyambangi rumah Anda untuk melakukan pencurian.
  5. Matikan alat-alat elektronik
    Sebelum berangkat mudik, periksa semua alat elektronik. Pastikan kulkas, microwave, setrika, mesin cuci, dan televisi semua tidak dalam keadaan menyala. Copot semua kabel barang elektronik yang terhubung dengan stop kontak sehingga semuanya mati. Hal ini untuk menghindari terjadinya korsleting. Jika sampai lalai, bahaya kebakaran bisa kapan saja terjadi di rumah Anda yang tengah ditinggalkan.
  6. Lepaskan selang gas pada tabungnya
    Anda pun sebaiknya melepaskan selang gas dari tabungnya untuk menghindari risiko kebocoran yang dapat mengakibatkan kebakaran. Anda pun bisa lebih tenang ketika bepergian setelah melepaskan selang gas dari tabungnya.
  7. Kunci semua pintu dan jendela.
    Mengunci semua pintu dan jendela tidak boleh dilupakan. Seringkali kita sudah mengunci semua pintu, namun melupakan mengunci jendela. Jangan sampai Anda lalai dan tidak mengunci jendela, pencuri bisa dengan mudah masuk ke rumah melalui jendela dan mengambil barang-barang berharga Anda.

 

Sekarang, Anda bisa mudik ke kampung halaman dengan tenang setelah melakukan tips di atas. Saat di kampung halaman, pantau rumah Anda dengan menelepon atau mengirim sms kepada tetangga terdekat yang tidak mudik atau kepada petugas keamanan untuk menanyakan kondisi rumah Anda. Selamat mudik dan berkumpul dengan keluarga.

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :