Bagi sebagian wanita, kehamilan bisa membuat tubuh mereka lebih rentan terhadap infeksi. Ketika terjadi masalah pada kesehatan, Mam pun disarankan untuk segera menemui dokter dan tidak melakukan pengobatan alternatif. Padahal, ada beberapa pengobatan alternatif yang aman dilakukan oleh ibu hamil dan bermanfaat untuk kondisi kehamilan, lho!
Pijat
Saat hamil, biasanya tubuh akan merasa lebih cepat pegal. Mam pun meminta Ayah untuk memijat tubuh Mam. Siapa sangka ternyata aktivitas tersebut sudah termasuk dalam salah satu pengobatan alternatif? Dilansir dari Alodokter.com, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pijat saat hamil memiliki beberapa manfaat tersendiri, yakni membuat suasana hati Mam menjadi lebih baik, mengurangi stres dan cemas, melancarkan sirkulasi darah, membuat tidur lebih nyenyak, hingga membantu memperlancar persalinan.
Meski begitu, pijat saat hamil harus dilakukan secara berhati-hati. Mam disarankan untuk tidak memijat area perut jika usia kehamilan masih memasuki trimester pertama. Pada usia tersebut, kondisi janin dalam kandungan masih sangat rawan, jadi Mam memang harus ekstra hati-hati.
Akupuntur
Mam mungkin pernah mendengar beberapa tempat pengobatan alternatif yang menggunakan metode akupuntur untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang cukup serius. Namun, fungsi akupuntur pada ibu hamil bukanlah seperti itu, Mam. Akupuntur sebagai pengobatan alternatif untuk ibu hamil dapat bermanfaat untuk membantu mengurangi mual, sakit punggung, sakit kepala, dan nyeri panggul. Sama seperti metode pijat, sebaiknya Mam juga tida melakukan terapi akupuntur ketika usia kehamilan masih menginjak trimester pertama.
Refleksiologi
Jangan samakan refleksiologi dengan pijat, lho, Mam. Nah, walaupun belum ada pembuktian secara medis, refleksiologi dipercaya bisa mengatasi sakit kepala ringan yang kerap muncul selama masa kehamilan. Cara melakukan refleksiologi tidak susah, kok, yakni dengan memijat jempol kaki Mam. Anggaplah jempol kaki tersebut sebagai kepala. Jadi, ketika memijat, bayangkan permukaan jempol kaki sebagai bagian depan kepala, sedangkan telapak jempol kaki adalah bagian belakangnya. Sedangkan, sisi-sisi jempol merupakan bagian pinggir kepala dan telinga.
Apabila sudah berhasil membayangkannya, Mam bisa segera menekan area jempol sekeras mungkin sesuai lokasi sakit kepala yang sedang dirasakan. Lakukan penekanan selama beberapa kali hingga rasa sakit kepala yang Mam rasakan bisa berkurang sedikit demi sedikit.
Aromaterapi
Mual dan muntah selama hamil, terutama saat trimester pertama, merupakan hal yang wajar terjadi. Meski begitu, tetap saja hal tersebut dapat mengganggu. Aromaterapi bisa membantu Mam untuk mengatasi hal tersebut, lho. Coba hirup wewangian dari minyak aromaterapi yang aromanya sesuai dengan selera Mam. Namun, jika ingin mengurangi mual, sebaiknya Mam menghirup minyak beraroma lemon atau daun mint. Sebagai opsi lain, Mam juga bisa menuangkan beberapa tetes minyak aromaterapi ke bak mandi berisi air hangat. Tidak hanya membantu menghilangkan rasa mual, aromaterapi juga mampu membuat tubuh menjadi lebih rileks.
Itulah beberapa metode pengobatan alternatif yang aman dilakukan untuk ibu hamil. Meski begitu, Mam harus tetap ingat bahwa pengobatan alternatif tidak bisa menggantikan pengobatan medis dari dokter. Jadi, jika terjadi masalah kesehatan atau kehamilan yang lebih serius, segera kunjungi dokter, ya, Mam.







