4 Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Hamil

Saat hamil, organ-organ tubuh bekerja dua kali lipat karena harus menopang bayi dalam kandungan. Itulah mengapa Mam lebih mudah merasa lelah, punggung terasa pegal, pusing pada kepala, dan sebagainya. Tetapi, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Justru Mam harus tetap berolahraga agar tubuh menjadi lebih bugar dan kuat selama kehamilan. Tentunya porsi olahraga yang dilakukan cenderung ringan. Mam juga dianjurkan untuk membawa alat angkat beban berukuran kecil.

 

Squat dengan Lutut Terangkat

Mulai posisi satu ini dengan berdiri dan rendahkan posisi badan Mam seperti sedang setengah berjongkok. Jaga agar tulang belakang tetap lurus dan kedua lengan di samping lutut sambil memegang alat angkat beban. Lalu, berdirilah secara perlahan. Angkat salah satu lutut sebatas dada dan bawa alat angkat beban setinggi bahu. Luruskan kaki yang terangkat dan kedua lengan, lalu kembalilah pada posisi setengah jongkok seperti semula.

 

Trisep Hingga Atas Kepala

Berdirilah dengan kedua posisi kaki agak berjauhan. Sambil memegang alat angkat beban, tarik kedua lengan ke atas kepala. Jaga agar tulang belakang dan abs tetap lurus. Setelah itu, masih dalam posisi berdiri, tekuk kedua lengan ke bagian belakang kepala. Usahakan untuk selalu memposisikan siku di dekat kepala Mam. Lalu, kembali luruskan kedua tangan Mam hingga ke atas kepala. Lakukan dua tahap tersebut berulang-ulang untuk membentuk otot trisep.

 

Planking pada Satu Sisi Tubuh

Posisi planking biasanya dilakukan dengan posisi wajah menghadap alas olahraga. Untuk ibu hamil, Mam bisa belakukan planking dengan lengan bagian bawah menahan beban tubuh Mam pada matras. Luruskan kedua kaki dengan satu kaki berada di atas kaki lainnya. Angkat tubuh Mam hingga menjadi posisi planking. Jaga agar lutut yang berada di bagian bawah menyentuh matras. Coba untuk menggerakkan pinggul ke atas dan ke bawah agar otot perut dapat terlatih.

 

Arnold Press

Gerakan olahraga satu ini bisa dibilang paling mudah dibandingkan yang lain. Mam cukup berdiri dengan posisi kedua kaki agak berjauhan. Sambil membawa alat angkat beban, tekuk kedua lengan Mam dari depan menuju bahu, dengan genggaman tangan yang menghadap ke dalam, Setelah itu, putar pergelangan tangan dan panjangkan kedua lengan hingga ke atas kepala. Lakukan gerakan ini selama berulang kali untuk memperkencang otot bahu dan bisep.

 

Mam, selama olahraga, jangan lupa untuk menjaga pergerakan agar selalu dalam ritme pelan. Saat hamil, Mam menghasilkan hormon bernama relaxin yang memungkinkan sendi-sendi bergerak secara lebih mudah. Bergerak secara pelan akan memberikan hasil yang lebih baik dan menjaga Mam untuk selalu aman selama melakukan olahraga.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :