Ketika fisik mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, itulah saat yang tepat bagi Mam untuk melakukan bedrest. Terlebih jika kini Mam sedang hamil, bedrest pastilah sangat dibutuhkan demi menjaga kesehatan Si Kecil dalam kandungan. Nah, agar bedrest bisa berjalan maksimal, Mam perlu memerhatikan beberapa aturan berikut ini. Pasalnya, meskipun terdengar mudah karena Mam hanya diminta untuk beristirahat, sebenarnya bedrest membutuhkan usaha tertentu.
Ubah Posisi Setiap 30 Menit
Hal paling sulit yang harus Mam hadapi saat bedrest adalah keharusan untuk tetap berada di tempat tidur selama waktu yang ditentukan. Jika Mam terus-terusan berada pada posisi yang sama di atas tempat tidur, badan tentu rasanya akan kaku atau kesemutan. Untuk itu, Mam dianjurkan mengubah posisi tubuh selama 30 menit sekali demi mencegah tekanan terus menerus pada satu bagian tubuh yang sama. Khusus bagi Mam yang sedang hamil, coba konsultasikan hal ini dengan dokter untuk memastikan bahwa tidak ada posisi tertentu yang dilarang untuk dilakukan.
Melakukan Sesuatu dengan Tangan
Seharian berbaring di atas kasur tentu membosankan ya, Mam? Menonton TV atau film memang bisa menjadi salah satu cara untuk mengusir kebosanan tersebut, tapi Mam tentu ingin mencari kegiatan lain yang sifatnya lebih aktif. Mam bisa melakukan aktivitas yang melibatkan tangan sebagai pergerakan utamanya, misalnya seperti merajut atau menulis catatan. Meskipun terkesan sederhana, hal tersebut bisa membantu meningkatkan mood selama bedrest lho, Mam.
Minum Air Mineral yang Cukup
Walau sedang bedrest, kebutuhan tubuh terhadap air mineral harus tetap tercukupi. Selain mencegah tubuh dari dehidrasi, minum air mineral dengan jumlah yang cukup juga bisa menghindarkan Mam dari kondisi sembelit. Karenanya, sediakan air mineral yang cukup di samping tempat tidur Mam, ya. Akan lebih oke lagi kalau Mam juga mengimbanginya dengan konsumsi serat. Mam bisa menyiapkan buah-buahan favorit Mam yang telah dipotong.
Jangan Terlalu Banyak Berpikir
Namanya juga seorang ibu, wajar apabila Mam selalu kepikiran banyak hal, misalnya seperti kondisi rumah, bekal sekolah Si Kecil, atau keperluan Ayah bekerja. Namun, agar bedrest bisa maksimal dan kondisi tubuh kembali segar, Mam harus mencoba untuk mengenyahkan pikiran-pikiran tersebut. Jangan terlalu banyak berpikir, yang justru berpotensi membuat Mam merasa stres. Lakukan apa yang bisa Mam lakukan selama tidak melanggar batasan dari dokter. Sisanya serahkan kepada Ayah, Si Kecil, asisten rumah tangga, atau keluarga dekat untuk melakukannya.
Minta untuk Ditemani
Melakukan aktivitas tertentu memang tidak menjamin bahwa Mam akan terhindar 100% dari kebosanan selama bedrest. Untuk itu, cobalah minta Ayah atau Si Kecil untuk menemani Mam. Hal ini dapat membantu Mam mengurangi rasa kesepian yang bisa berpotensi membuat Mam mengalami depresi. Bayangkan jika Mam sedang hamil, tentu kondisi tersebut bisa membawa risiko yang berbahaya bagi Si Kecil di dalam kandungan. Mam tentu tidak mau hal ini terjadi, kan?
Bedrest sangat diperlukan untuk membantu Mam memulihkan kondisi tubuh, baik secara fisik atau mental, terlebih jika Mam sedang hamil. Melakukan bedrest akan membantu mam untuk belajar lebih rileks dan menenangkan diri. Semoga Mam bisa bedrest secara optimal, ya!







