Persalinan ditandai dengan merembesnya atau keluarnya air ketuban dari dalam kandungan. Air ketuban ini memenuhi rahim Anda selama proses kehamilan. Air ketuban bermanfaat sebagai cairan yang melindungi pertumbuhan dan perkembangan janin. Di antaranya berfungsi sebagai bantalan dari trauma yang berasal dari faktor eksternal, menstabilkan suhu di dalam rahim, membuat janin bisa bergerak bebas, dan lain-lain.
Akan tetapi, air ketuban bisa berkeruh sesuai perubahan usia janin dan hal ini sangat membahayakan janin? Air ketuban yang keruh, dapat mengakibatkan:
- Keracunan pada bayi.
Air ketuban yang keruh dan tertelan oleh bayi dapat menyebabkan bayi keracunan. Kondisi ini disebut Sindrom Aspirasi Meconium (SAM). Keracunan ini dapat menyebabkan bayi meninggal tak lama setelah ia dilahirkan.
- Gangguan pada proses persalinan.
Air ketuban keruh di usia kehamilan tua sangat berbahaya untuk janinnya. Karena itu, jika air ketuban diketahui keruh namun belum ada tanda-tanda melahirkan, biasanya akan dilakukan operasi caesar untuk proses persalinan.
Air ketuban bisa jadi berwarna hijau keruh karena disebabkan beberapa faktor, yaitu infeksi, over pregnancy, dan gangguan pada janin. Air ketuban yang normal berwarna bening. Berikut beberapa penyebab air ketuban menjadi keruh.
- Infeksi.
Air ketuban yang telah pecah, namun ibu tidak segera mendapatkan penanganan persalinan dapat menyebabkan kuman masuk (infeksi) sehingga mengganggu kesehatan janin. Infeksi inilah menjadi pemicu air ketuban berwarna keruh.
- Over pregnancy.
Kehamilan dikatakan over pregnancy jika sudah melebihi 42 minggu. Pada kehamilan tua ini, plasenta akan menjadi lebih tua dan fungsinya sebagai pemasok oksigen pada bayi akan menurun. Hal ini menyebabkan air ketuban menjadi keruh.
- Gangguan pada janin.
Beberapa gangguan pada janin, seperti janin yang kekurangan mendapatkan oksigen dan terlilit tali pusar akan merasakan stres. Bayi yang stres dapat mengeluarkan mekonium di dalam kandungan yaitu feses. Keluarnya feses ini membuat air ketuban menjadi keruh.
Nah, Anda sudah tahu kan bahaya dan penyebab air ketuban menjadi keruh? Jika Anda melakukan periksa USG, mintalah kepada dokter untuk mengecek air ketuban Anda keruh atau tidak. Jika air ketuban Anda memperlihatkan gejala keruh, Anda bisa meminum air kelapa muda yang mengandung elektrolit dan berkhasiat membersihkan air ketuban. Semoga bermanfaat.