Hampir semua ibu hamil memiliki daya tahan tubuh yang sangat lemah, dikarenakan berat badan yang terus naik dan Mam harus membagi suplai makanan serta energi dengan janin bayi yang masih kecil. Oleh karena itu, ibu hamil biasanya tidak dianjurkan untuk berolahraga ataupun beraktivitas terlalu keras karena gampang capek dan akhirnya kondisi badan drop. Yang paling sering dirasakan oleh ibu hamil adalah sakit batuk atau flu. Flu ini biasanya sangat mudah hinggap di badan Mam karena metabolisme dan daya tahan tubuh yang menurun.
Banyak yang bertanya apakah flu yang terjadi oleh ibu hamil ini berbahaya atau sekedar flu biasa jadi tidak perlu khawatir. Semua penyakit ini tidak bisa diremehkan, karena bisa bertambah parah. Nah, sekarang kami akan membahas ap saja yang harus dilakukan ketika Mam terserah flu pada saat hamil.
Penyebab Terserang Flu
Pertama, Mam harus mengetahui dulu kenapa Mam terkena flu. Biasanya, flu terjadi karena daya tahan tubuh yang lemah akibat kecapekan, kurang makan atau telat makan, kebanyakan pikiran, sampai karena faktor cuaca. Sebenarnya semua hal tersebut bisa dicegah, salah satunya dengan istirahat dan makan yang cukup. Ketika Mam merasa sedikit saja tidak enak badan, langsung istirahat dan minum teh hangat atau air putih. Setelah mengetahui penyebab Mam terserang flu, itu berarti Mam harus menghindari sebab tersebut selama beberapa waktu.
Meriang atau Flu
Ada dua perbedaan yang sangat tipis antara meriang dan flu. Meriang dalam bahasa jawa ini biasa disebut nggreges. Meriang dalam kondisi medis ini hanya merasa tidak enak badan, badan terasa dingin, tenggorokan atau perut merasa mual. Meriang biasanya tidak disertai dengan demam, jadi kadarnya lebih rendah daripada flu. Sedangkan flu lebih berat sedikit, mulai dari batuk-batuk, pilek, pusing, perut sakit sampai demam tinggi. Tetapi tahanan dari sakit flu adalah meriang terlebih dahulu baru terjadi flu ketika tidak diobati dan segera istirahat.
Apa yang Harus Mam Lakukan?
Ketika Mam mengalami flu berat, pertama tentu yang harus Mam lakukan adalah beristirahat. Jika Mam bekerja kantoran, Mam bisa izin 1-2 hari untuk mengistirahatkan badan. Tetapi Mam jangan sampai kebanyakan istirahat ya, Mam bisa sesekali duduk menonton televisi atau sekedar duduk di halaman rumah. Usahakan badan Mam juga tetap aktif karena bisa mengeluarkan keringat racun yang buruk bagi tubuh.
Selain itu, Mam harus tetap makan, walaupun sedikit usahakan ada asupan yang masuk ke dalam tubuh. Entah itu bubur ataupun sekadar jus buah segar. Usahakan juga Mam makan makanan kesukaan Mam agar Mam lahap dalam makan. Minum juga beberapa vitamin C atau suplemen.
Paling penting adalah minum banyak air putih. Beberapa ibu hamil memang malas minum air putih karena terlalu hambar rasanya, padahal seharusnya air putih adalah minuman yang paling bagus dibandingkan susu, jus buah, ataupun minuman yang lain. Usahakan Mam di sela-sela istirahat, selalu minum air putih ya.
Pergi ke Dokter
Jika panas Mam tidak turun selama dua hari atau batuk dan pilek bertambah parah, segera pergi ke dokter ya, Mam. Seharusnya penyakit itu bisa langsung dibawa ke dokter, tanpa perlu menunggu 2-3 hari. Apalagi Mam sendiri sedang hamil, terlalu banyak risiko ketika membiarkan penyakit, apalagi kondisi tubuh Mam masih lemah.
Ciri-ciri flu yang harus segera di bawa ke dokter adalah flu berat lebih dari dua hari, flu disertai pusing, batuk berdahak hingga menyebabkan Mam muntah, sampai perut mual dan muntaber. Beberapa ibu hamil mengatakan kalau flu dan minum obat, biasanya langsung sembuh. Tentu itu tidak masalah, karena Mam sudah mengetahui obat-obat yang manjur. Tetapi seperti yang dikatakan di atas, Mam lebih baik ke dokter dan berkonsultasi apa saja obat dan pantangan yang harus dilakukan.Ingat ya Mam, kesehatan janin adalah hal yang paling utama.
Itulah beberapa hal yang bisa Mam lakukan ketika terserang flu saat hamil. Selalu cukup kebutuhan gizi, minum vitamin, dan aktif berolahraga. Lebih baik mencegah daripada mengobati kan, Mam?