Bagaimana Cara Menentukan Masa Subur Dengan Baik?

 

Bagi para wanita yang berusaha untuk hamil, salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah siklus menstruasi mereka. Pemilihan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual perlu dilakukan karena sangat dapat berpengaruh dalam menentukan peluang Anda untuk hamil. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui masa subur dalam siklus haid Anda dengan baik. Masa subur adalah suatu masa dalam siklus mensturasi dimana pada saat tersebut terdapat sel telur yang matang dan siap dibuahi. Karena berada di dalam tubuh dan waktu yang tidak menentu, sulit rasanya untuk menentukan masa subur. Lalu, bagaimana cara untuk menentukan masa subur dengan baik? Berikut caranya.

Menghitung Siklus Haid

Masa subur akan mudah diketahui jika Anda memiliki siklus haid yang teratur setiap bulannya dan normal. Para ahli berpendapat bahwa siklus haid yang normal terjadi pada 28 hari dengan pada pertengahanan siklusnya yakni hari ke-14, masa subur yang tejadi adalah pada 3 hari sebelum hari ke-14 tersebut dan juga 3 hari setelah hari ke-14 yakni hari ke 17. Dan dapat disimpulkan bahwa pada siklus haid yang normal dan teratur masa subur akan terjadi pada hari ke-11 dan hari ke-17.

Ada pula cara atau rumus lainnya untuk menghitung masa subur dengan sistem kalender:

Masa Subur: Hari terakhir Haid  Menstruasi + 13

Masa Pra-Subur: Masa Subur- 3 & Masa Subur + 3

Sebelum menggunakan metode perhitungan ini disarankan bagi para pasangan suami-istri untuk mengetahui masa subur masing-masing, karena siklus masa subur pada wanita dan pria berebeda, Anda dapat melakukan pengamatan selama minimal 6 kali siklus haid/menstruasi. Jika siklus haid Anda teratur yakni selama 28 hari, maka masa subur Anda adalah pada hari ke-12 dan hari ke-16 dalam siklus haid Anda.

Jika siklus haid Anda tidak teratur

Mam, jika siklus haid Anda tidak teratur, Anda tidak perlu khawatir. Anda dapat menghitungnya dengan cara mencatan jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya. Jumlah tersingkat dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini dilakukan guna untuk menentukan hari pertama masa subur Anda. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi dengan 11. Perhitungan ini dilakukan untuk menentukan kapan hari terkahir masa subur Anda.

Berikut rumus singkatnya :

Hari pertama masa subur= Jumlah hari haid terpendek – 18

Hari terakhir masa subur= Jumlah hari haid terpanjang – 11

Perhatikan Lendir Serviks

Selain melalui penghitungan kalender, Anda juga dapat menentukan masa subur Anda dengan memeriksa getah lendir (mukus)  mulut rahim Anda (serviks). Anda dapat memeriksa lendir tersebut setiap hari. Hormon esteroigen mencapai puncaknya pada saat ovulasi biasanya lendir pada Rahim menjadi agak encer dan jika diraba dengan telunjuk dan ibu jari serta direkatkan lendir tersebut akan membentuk seperti benang dengan jarak 2-3 cm. Jika lendir tersebut terputus, tandanya Anda sedang tidak berada pada masa subur, dan apabila lendir tersebut tidak terputus, Anda sedang berada pada masa subur. Tingkat keberhasilan melalui cara ini sekitar 60-70%. Lendir Rahim yang berwarna bening, sedikit elastis, mudah pecah, lembut dan licin menandakan sel telur yang masih mentah. Sedangkan jika lendir Rahim memiliki elastisitas yang tinggi menandakan sel telur yang subur.

Mam, masa subur perlu diperhatikan agar peluang Anda mendapatkan kehamilan menjadi lebih mudah. Semoga bermanfaat, ya Mam!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :