Saat ini jumlah vegetarian tak bisa dibilang sedikit, bahkan semakin bertambah. Ibu hamil yang kebetulan seorang vegetarian pun juga banyak. Padahal, saat hamil ibu harus memperhatikan nutrisi lengkap demi nutrisi ibu dan si kecil. Lalu bagaimana menjalani diet hamil bagi vegetarian?
Setiap ibu hamil tentu ingin menjaga kehamilan,dengan memberikan nutrisi lengkap dan gizi seimbang untuk janin yang dikandungnya. Diet kehamilan kemudian dilakukan untuk menjaga pola makan yang tepat, yakni membatasi kalori berlebih dan menerapkan asupan gizi seimbang. Apalagi pada ibu hamil dengan berat badan berlebih.
Asupan gizi seimbang sangat penting bagi ibu hamil. Gizi seimbang merupakan modal awal dalam memberikan kehidupan terbaik bagi calon buah hati yang sedang tumbuh di rahim. Sehingga, diet hamil bisa dijalankan dengan tetap memperhatikan gizi seimbang yang sangat dibutuhkan oleh janin. Pertanyaan kemudian muncul, bagaimana menjalani diet kehamilan bagi para vegetarian? Mengingat, kini jumlah vegetarian semakin banyak dan tak menutup kemungkinan banyak ibu hamil seorang vegetarian.
Berdasarkan data dari Indonesia Vegetarian Society (IVS), populasi vegetarian terus mengalami peningkatan dari 5.000 menjadi 500.000 orang dari tahun 1998-2010. Di Belanda, populasi vegan juga kian meningkat, yakni dari 560.000 orang menjadi 720.000 orang.
Seorang ahli diet di Cedars-Sinai Medical Group di Baverly Hills, California, bernama Rachele Dependahl RD, mengatakan bahwa diet vegetarian selama kehamilan bisa memberikan semua nutrisi yang tepat yang dibutuhkan ibu dan bayi. Hal ini seperti yang dilansir EverydayHealth.
Menjalani diet vegetarian pada ibu hamil ternyata memiliki banyak nilai positif, yakni terhindar dari kegemukan dan juga berbagai penyakit, seperti jantung, diabetes, hipertensi, kanker, dan sembelit. Selain itu, ibu hamil pun biasanya akan terjaga dari masalah gigi yang biasanya sering melanda di saat kehamilan.
Sebenarnya, banyak ibu hamil vegetarian yang merasa khawatir karena takut tidak bisa memberikan asupan protein yang cukup saat menjalani diet hamil bagi calon buah hatinya. Namun, tenang saja, diet ibu hamil vegetarian tetap bisa dijalani dan tak perlu khawatir dengan asupan protein yang tidak mencukupi bagi si janin. Dengan perencanaan pola makan yang tepat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk menjalani diet hamil ini. Kebutuhan protein ini tetap bisa tercukupi dengan sumber makanan kaya protein dari bahan nabati. Ibu hamil vegetarian pun tak perlu memaksakan diri harus mengkonsumsi ikan atau pun daging merah untuk memenuhi asupan protein ini. Lalu, makanan apa saja yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil vegetarian untuk menjalankan dietnya? Beberapa sumber makanan ini bisa menjadi solusinya.
- Susu kedelai
Susu merupakan sumber protein yang penting bagi tubuh. Ibu hamil vegetarian dapat menambahkan susu kedelai setiap harinya untuk mendapatkan asupan protein. Saat ini banyak produk susu kedelai dengan berbagai merek yang dijual di pasaran. Meski diet, Anda tetap bisa menikmati protein dari susu bukan? - Kacang-kacangan dan polong-polongan
Kacang-kacangan dan polong-polongan dapat Anda temukan pada, almond, mete, kenari, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, dan kacang kedelai. Anda dengan mudah dapat menjadikan sumber kacang-kacangan ini sebagai teman camilan sehari-hari, seperti kacang mete, kacang almond, dan kenari. Olahan kacang kedelai seperti dalam tahu dan tempe juga dapat menjadi alternatif protein yang dapat Anda sertakan dalam menu makan Anda. Bahkan, kacang merah dan kacang tanah juga bisa Anda campurkan dalam sayuran yang dimasak. - Biji-bijian atau padi-padian
Ibu hamil vegetarian dapat menyertakan biji-bijian atau padi-padian dalam menu sehari-hari. Biji-bijian dan padi-padian ini seperti terdapat dalam jagung, beras, dan gandum. Namun, sebaiknya konsumsi beras dan jagung dibatasi karena memiliki kandungan glukosa yang tinggi yang dapat memicu penyakit diabetes. Gandum bisa Anda jadikan alternatif makanan menu diet Anda. Berbagai olahan gandum ini telah dijadikan tepung dan bisa dijumpai dalam roti gandum, mi, dan biskuit. Ibu hamil vegetarian bisa menikmati olahan gandum ini, karena proteinnya sangat tinggi. - Sayuran dan buah-buahan
Dua sumber bahan makanan ini tak bisa ditinggalkan oleh ibu hamil vegetarian. Sayuran merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral. Namun, dalam sayuran juga dapat ditemukan protein yang tinggi, terutama dalam sayuran hijau. Beberapa sayuran tinggi protein terdapat dalam bayam, bunga kol, tauge, dan wortel. Sementara itu, buah-buahan sangat bagus dikonsumsi karena selain kandungan vitamin yang tinggi, juga berguna dalam penyerapan protein dalam tubuh. Buah-buahan seperti kiwi dan pepaya sangat disarankan untuk dikonsumsi. Tentu buah-buahan lain juga bisa Anda konsumsi untuk memberikan nutrisi bagi janin.
Selain sumber makanan di atas, ibu hamil juga membutuhkan asupan nutrisi berupa asam lemak omega 3 yang penting dalam perkembangan otak janin. Biasanya omega 3 terdapat dalam ikan, terutama ikan salmon. Namun, bagi ibu hamil vegetarian bisa mendapatkannya dalam kacang walnut dan sayuran berwarna hijau gelap seperti brokoli.
Jadi, siapa bilang ibu hamil vegetarian tidak bisa memberikan nutrisi yang cukup untuk janin? Asupan makanan yang biasanya didapatkan dari daging, dapat diperoleh dari sumber makanan nabati. Anda bisa mengkreasikan berbagai sumber makanan nabati di atas menjadi menu-menu lezat untuk nutrisi kehamilan Anda.