Tidak jarang ibu hamil mengalami beberapa gangguan kehamilan, seperti diabetes gestasional, hipertensi, anemia, obesitas, dll. Karena itu, ibu hamil biasanya akan dianjurkan untuk menjalani diet oleh dokter kandungan demi menunjang kesehatannya dan janin. Jenis diet akan ditentukan berdasarkan masalah yang dihadapi ibu hamil tersebut. Pola diet yang benar adalah mengatur asupan makanan yang bergizi dan bukan mengurangi porsinya. Diet khusus ibu hamil ini harus dijalani dengan tepat serta di bawah pengawasan dokter kandungan dan ahli gizi. Nah, apa saja jenis diet yang bisa dijalani oleh ibu hamil? Berikut ulasannya ya, Mam.
- Diet untuk diabetes
Ibu hamil akan rentan terkena diabetes saat hamil atau diabetes gestasional. Pola diet diabetes ini menjaga kadar gula dalam darah ibu hamil, dengan cara:
- mengurangi mengonsumsi makanan manis dan menggunakan pemanis buatan
- perbanyak mengonsumsi serat, seperti buah dan sayur. Jumlah serat per hari 25 gram/hari
- mengurangi menginsumsi hidrat arang olahaan berupa produk tepung dan lemak. Jumlah kandungan kolesterol kurang dari 300 mg/hari
- makan setiap 3 jam sekali: 3 kali makan besar dan 3 kali makanan selingan
- Diet untuk hipertensi
Ibu hamil yang terkena hipertensi akan dianjurkan untuk menjalani diet rendah garam, dengan cara:
- mengurangi mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam
- perbanyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung potasium
- perbanyak mengonsumsi bahan makanan yang mengandung kalsium dan magnesium, seperti susu, ikan laut, bayam, pisang, alpukat, dll
- hindari mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung alkohol, seperti tape dan durian
- Diet untuk anemia
Anemia atau kurang darah sering dialami oleh ibu hamil. Diet ini dilakukan dengan melengkapi asupan nutrisi dan memperbaiki pola makan, seperti:
- mengonsumsi bahan makanan yang mengandung zat besi, protein, dan asam folat, seperti daging, telur, kacang-kacangan, sereal, dll
- mengonsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung mineral untuk pembentukan sel darah merah, seperti bayam dan jeruk
- mengonsumsi suplemen yang mengandung zat besi dan asam folat
- Diet untuk obesitas atau kegemukan
Ibu hamil yang mengalami kegemukan perlu mengontrol kenaikan berat badan dengan mengatur pola makan. Diet ini dilakukan dengan mengatur asupan kalori untuk ibu hamil dan janin.
- mengurangi konsumsi makanan yang diolah dengan menggunakan minyak goreng, seperti gorengan atau tumis
- perbanyak mengonsumsi makanan berserat, seperti buah dan sayur
- minum air putih, minimal 8-10 gelas/hari
- setiap hari sarapan dengan menu yang kaya nutrisi dan rendah lemak
- rajin berolahraga
Kehamilan tidak selalu dapat berjalan tanpa gangguan kesehatan. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan beberapa jenis diet di atas serta rajin memeriksakan ke dokter ya, Mam. Semoga bermanfaat.
Baca juga:







