Kehamilan Anda mengalami ngidam, Mam? Tidak sedikit ibu hamil akan mengalami ngidam. Ngidam ini ditandai dengan adanya keinginan ibu hamil untuk mengonsumsi makanan yang tidak biasa atau keinginan melakukan sesuatu hal yang kurang lazim. Misalnya, ngidam ingin mengonsumi makanan bercita rasa asin atau asam, ngidam makan mangga hasil curian suami, dll.
Meski sering dianggap sepele, ngidam tetap memerlukan perhatian khusus, loh, Mam. Apalagi ngidam yang berkaitan dengan keinginan Anda mengonsumsi jenis makanan tertentu. Jangan sampai makanan yang inginAnda konsumsi tersebut malah dapat membahayakan kesehatan Anda dan janin. Selain itu, ngidam yang berkeinginan melakukan hal tak wajar, jangan sampai mengganggu kenyamanan dan merugikan orang lain ya, Mam. Nah, berikut ini beberapa tips yang bermanfaat dalam menghadapi rasa ngidam Anda.
- Siapkan mental hadapi kehamilan
Kehamilan akan menyebabkan beberapa perubahan dalam tubuh Anda, seperti perut akan membuncit, tubuh akan tambah gemuk, serta beberapa keluhan kehamilan juga akan menyertai perubahan tersebut, misal mual, muntah, pegal, heartburn, sembelit, dll. Persiapkan mental Anda dalam menghadapi hal tersebut dengan penuh kesadaran. Dan, nikmati kehamilan Anda dengan bahagia agar terhindar dari stres. Jika timbul keinginan melakukan hal yang tidak lazim, seperti menjitak kepala orang maka segera kuasai diri Anda, yakinkan bahwa hal tersebut tidak sopan, lalu alihkan perhatian Anda ke aktivitas menarik lainnya.
- Mengonsumsi makanan bernutrisi
Penuhi asupan gizi lengkap dan seimbang. Pastikan kebutuhan tubuh Anda akan karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat tercukupi. Anda bisa saja ngidam makanan tertentu untuk mengurangi rasa mual dan pusing. Biasanya produksi air liur ibu hamil muda akan melimpah dan timbul rasa logam serta tebal pada mulut sehingga ibu akan menginginkan makanan dengan rasa yang tajam seperti asam, pedas, asin, dan segar. Selain itu, ngidam juga menjadi cara tubuh ibu hamil dalam memberi sinyal untuk mengonsumi zat penting yang dibutuhkan. Misal, jika ibu hamil ngidam cokelat maka memberikan sinyal tubuh membutuhkan asupan gula, jika ibu hamil ngidam keripik maka merupakan sinyal tubuh membutuhkan tambahan garam. Terkadang, ibu hamil ngidam makanan yang susah ditemukan. Anda bisa menggantikan makanan tersebut dengan makanan yang serupa, seperti tomyam dengan sayur asem, permen cokelat dengan susu cokelat, dll. Terpenting, pastikan makanan yang Anda inginkan tersebut sehat bagi Anda dan janin ya, Mam.
- Jaga pola makan
Untuk mengurangi rasa mual, Anda dapat menerapkan pola makan yang tepat, yaitu makanlah dengan porsi sedikit namun sering, hindari makanan beraroma tajam, kurangi makanan berminyak, hindari mengonsumsi minuman berkafein, perbanyak minum air putih atau sari buah, dll. Setelah makan, sebaiknya jangan langsung tidur. Beri selang waktu sekitar 2 jam agar terhindar dari heartburn.
- Jaga gaya hidup
Rajinlah berolahraga dan beraktivitas ringan agar peredaran darah dan metabolisme tubuh Anda lancar. Namun, Anda juga wajib menjaga tubuh dari kelelahan. Istirahat cukup dan usahakan untuk tidur nyenyak.
Ngidam yang dipengaruhi oleh hormon kehamilan progresteron ini hanya terjadi pada awal kehamilan saja dan akan hilang setelah usia kehamilan 3 bulan. Tips di atas dapat Anda coba untuk mengendalikan ngidam. Semoga bermanfaat.
Baca juga:







