Hamil kembar adalah anugerah berlipat dengan keberadaan janin lebih dari satu di dalam perut. Namun, banyak yang perlu diperhatikan oleh sang ibu agar bayi-bayinya tumbuh sehat.
Hamil kembar adalah suatu anugerah istimewa, sebab ibu yang hamil kembar dapat dikatakan sangat beruntung. Mereka tidak perlu hamil dua kali untuk melahirkan dua orang buah hati. Namun, ibu yang hamil kembar harus bisa menjaga kandungannya dengan baik, karena risikonya juga lebih besar daripada kehamilan tunggal.
Kehamilan kembar menyebabkan ibu mengalami beberapa perubahan sebagaimana halnya yang dialami oleh ibu hamil tunggal, seperti mual-mual, sakit punggung, sesak napas, dan lain sebagainya. Hanya saja, ibu hamil kembar memiliki tambahan beban pada jantung, ginjal, dan paru-paru. Akibatnya ibu hamil kembar cenderung lebih mudah merasa lelah bila dibandingkan ibu hamil tunggal.
Nah, karena ibu hamil kembar menopang lebih dari satu bayi, maka rasa tidak nyamanpun akan dirasa lebih berat. Sehingga perlu adanya persiapan yang lebih baik secara fisik maupun mental selama kehamilan. Apa sajakah itu?
Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan oleh ibu hamil kembar agar janinnya sehat dan terjaga dengan baik:
- Sebaiknya banyaklah mengonsumsi air putih sekitar 8 hingga 10 gelas setiap harinya, agar tidak mudah terkena dehidrasi. Di samping itu, jika dokter menyarankan untuk meminum suplemen penambah darah, maka minumlah suplemen tersebut secara teratur agar terhindar dari anemia dan juga penambah nutrisi bagi janin.
- Ibu hamil kembar sangat disarankan untuk banyak beristirahat, sebab kehamilan kembar membuat beban tubuh menjadi bertambah lebih banyak. Oleh karena itu, seringlah berbaring agar aliran darah ke plasenta meningkat dan pertumbuhan janin menjadi lebih pesat.
- Cobalah melakukan terapan nutrisi untuk memastikan apakah pertumbuhan janin sudah optimal atau belum, karena hal ini sangatlah penting dilakukan oleh ibu yang hamil kembar.
- Jangan lupa untuk melakukan diet seimbang dengan mengonsumsi padi-padian, produk susu, buah, dan sayur segar. Tapi, dengan catatan tidak mengurangi konsumsi makanan lainnya yang kaya protein, sebab ibu hamil kembar membutuhkan gizi sekitar 1,5 kali lebih banyak dari ibu hamil tunggal.
- Hindarilah cerita-cerita negatif seputar kehamilan kembar dengan mencari dukungan positif berupa pengalaman dari sahabat atau orang terdekat mengenai hamil kembar.
- Persiapkanlah mental secara lebih baik, karena kondisi perasaan ibu hamil kembar bisa saja berbeda dengan ibu hamil tunggal. Selain itu, jangan lupa untuk membuat rencana apa saja yang akan dilakukan setelah kelahiran si kembar nanti.
- Siapkanlah biaya yang lebih banyak, karena kelahiran anak kembar tidak dipungkiri akan membutuhkan biaya persiapan dan perawatan secara ganda.







