Kapan Saatnya Hamil Lagi?

Fisik, mental, dan keuangan sudah siap untuk hamil anak berikutnya. Tetapi, kapan sebenarnya saat yang tepat untuk hamil lagi?

Saat Anda dan suami sudah berencana untuk hamil lagi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah kondisi psikologis anak pertama Anda. Apakah ia sudah cukup siap menyambut adik kecilnya? Pertanyaan ini akan lebih mudah terjawab bila jarak kelahiran anak pertama dengan yang kedua tidak terlalu dekat. Idealnya beri selang waktu antara 3 hingga 5 tahun untuk kembali hamil. Hal ini dapat mencegah risiko sibling rivalry atau iri pada dengan saudara kandungnya karena sang adik dianggap telah mencuri perhatian orangtua dari kakaknya.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah kemandirian anak. Bayangkan, kerepotan yang akan Anda dan suami hadapi ketika harus mengurus dua bayi secara bersamaan. Meski Anda mungkin akan menggunakan bantuan dari pengasuh, tetapi tidak ada yang bisa menggantikan perhatian dari orang tuanya. Oleh karena itu ada baiknya menunggu hamil kembali hingga anak pertama sudah dapat diajak berkomunikasi, cukup bisa mengurus diri sendiri, dan siap menyambut adiknya.

Secara medis, menunda kehamilan untuk menjaga jarak kelahiran sebenarnya sangat diperlukan. Hal ini akan memberi waktu bagi rahim, hormon-hormon, dan organ-organ tubuh yang berkaitan dengan melahirkan untuk memulihkan kondisi dan fungsinya. Penelitian juga menunjukkan kondisi tubuh sang ibu akan kembali normal setelah dua tahun melahirkan anak. Sedangkan, untuk kesehatan anak pertama dibutuhkan 2 hingga 3 tahun untuk mendapatkan nutrisi yang cukup dan ASI eksklusif. Bila si ibu kembali hamil dengan rentang kehamilan yang singkat, kemungkinan besar sang ibu menjadi mudah lelah, stres, dan gampang terserang penyakit.

Rentang waktu yang cukup juga akan membantu menstabilkan perekonomian keluarga. Memiliki anak membutuhkan biaya yang tidak kecil dan bukan hanya terbatas pada biaya kelahiran saja. Tetapi, lebih dari itu. Biaya perkembangan, kesehatan, pendidikan, hingga biaya primer sebaiknya sudah dipersiapkan orangtua sebelum kelahiran anak. Karenanya, memberikan waktu 3 hingga 5 tahun akan membantu para orang tua untuk lebih siap menyambut kelahiran anak keduanya. Bagaimana dengan ibu dan mama?

Sebelum menjadi Feature writer, saya bekerja di World Vision Indonesia dan ditempatkan di Nusa Tenggara Timur. Saya menikmati bekerja bersama dengan masyarakat terutama yang fokus di bidang kesehatan Ibu dan anak. Saya juga menyukai traveling ke daerah pendalaman. Passion saya ingin membantu mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat dan cerdas.

Related Posts

Comments :