Kapan Sebenarnya Bayi Ini Menendang Perut Mam?

Setelah dinanti-nanti, akhirnya Mam dan ayah mendapatkan kabar gembira. Meskipun hanya dari dua garis dalam test pack, tetapi kebahagiaan ini terasa begitu luar biasa. Mam, ketika di pagi hari atau kapanpun Anda menemukan kabar ini, tentu perasaan yang Anda rasakan begitu campur aduk. Mulai dari harus siap mental karena harus siap-siap mual, nafsu makan bertambah, menjaga kesehatan lebih, bahkan perasaan tidak sabar untuk merasakan tendangan pertama dari si kecil.

Semua ibu yang beruntung tentu pernah merasakan hal ini, tapi pernahkah Mam bertanya-tanya atau sekedar kepo kapan sebenarnya bayi menendang perut Anda? Berikut penjelasannya.

Kapan Normalnya Bayi Menendang dalam Kandungan?

Hal yang paling dinantikan oleh seorang calon ibu pertama kali adalah merasakan tendangan pertama si kecil, setuju? Atau mungkin ibu juga merasa khawatir mengapa bayinya tidak menendang-nendang? Mam, tenang saja hal itu masih dalam batas wajar, kok! Anda tidak perlu khawatir apabila bayi belum menunjukkan adanya pergerakan di dalam perut. Mengingat gerakan bayi dalam kandungan itu berbeda di setiap ibu.

Secara umum, Mam bisa merasa pergerakan si bayi dalam perut pada usia kehamilan yang menginjak usia 16 hingga 22 minggu. Meskipun pertumbuhan lengan dan kaki si kecil cukup cepat, pergerakan tersebut juga belum bisa dirasakan hingga usia calon bayi Anda sudah memasuki usia trimester dua kehamilan.

Quickening adalah istilah dalam kehamilan yang akan sering Anda temui ketika memasuki usia trimester kedua kehamilan. Quickening merupakan istilah yang biasa dipakai dalam mendeskripsikan gerakan si kecil dalam perut. Terkadang gerakan-gerakan ini akan terasa menggelitik di dalam perut ibu. Nmaun, seiring bertambah kuat gerakan dan usia kehamilan ibu, maka gerakan tersebut akan terasa seperti tendangan ringan yang dilakukan dalam perut.

Seberapa Aktif Pergerakan Bayi dalam Perut?

Tidak hanya waktu pergerakan bayi dalam perut ibu yang bervariasi, dari pergerakannya sendiri pun bervariasi. Beberapa bayi mungkin cenderung sangat aktif ketika berada di dalam kandungan. Namun tidak sedikit pula yang tidak aktif. Maka tidak heran kalau pada awal-awal kehamilan Anda jarang merasakan pergerakan tersebut.

Semakin bertambahnya usia kehamilan, maka janin pun akan terasa aktif bergerak. Pada usia kehamilan 6-7 bulan, janin saja sudah bisa menjejak dan menekan perut yang membuat dinding perut Anda terasa tegang selama sekitar 2 menit. Bahkan gerakan janin dalam usia 5 bulan saja bisa terjadi sebanyak 200 gerakan/hari.

Meskipun banyak, terkadang Mam juga tidak menyadari kalau gerakan tersebut sedang terjadi karena terasa sangat halus. Namun, ketika Mam merasakan emosi yang melonjak-lonjak, bayi Anda pun akan bergerak seperti sedang meronta-ronta. Itulah mengapa Anda harus benar-benar menjaga emosi ketika sedang hamil.

Nah, Mam itulah penjelasan kapan sebenarnya janin bergerak di dalam kandungan. Ketika sudah memasuki bulan kelima, biasanya aktivitas janin mulai beragam. Mulai dari menendang, menjejak, meninju, dan atau sekedar berputar. Bersiaplah untuk merasakan keaktifan si kecil, sehingga kemungkinan Mam akan merasa cukup terganggu. Tapi percayalah, Mam, itulah yang akan semakin mewarnai kebahagiaan Mam dan Ayah sebagai calon orang tua.

Baca juga : 

Cara Mengatasi Gejala Sering Buang Angin Pada Ibu Hamil

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :