Usia kehamilan Anda sudah memasuki trimester kedua, Mam? Anda boleh melepas lega karena pada usia trimester kedua ini, biasanya gejala morning sickness mulai menghilang. Karena itu, Anda mulai dapat merasakan enak saat mengonsumsi makanan tanpa dibarengi rasa mual dan muntah. Biarpun begitu, tetap perhatikan setiap makanan yang Anda konsumsi. Usahakan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan trimester kedua ini. Seiring dengan usia kehamilan yang makin tua maka kebutuhan nutrisi bagi janin pun makin meningkat. Berikut ini akan dijelaskan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh janin untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.
Pertumbuhan dan perkembangan janin pada kehamilan trimester kedua:
- Minggu ke-13 s/d ke-16:
Perkembangan organ tubuh janin secara cepat, sistem saraf pusat janin berkembang. - Minggu ke-17 s/d ke-23:
Pembentukan cikal bakal telinga, jantung dan sistem peredaran darah janin berkembang. - Minggu ke-23 s/d ke-28:
Pembentukan retina, bulu mata, bahkan alis janin, pembentukan otak dan kecerdasan janin.
Nutrisi yang dibutuhkan saat kehamilan kedua:
- Kalori
Pada trimester kedua ini, ibu hamil wajib mengonsumsi makanan kaya kalori sebanyak 300 kalori per hari untuk tambahan energi pada proses tumbuh kembang janin. Nasi, gandum, roti, dll bisa Anda konsumsi sebagai sumber kalori. Namun, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi makanan cepat saji sebagai tambahan kalori karena makanan tersebut mengandung lebih banyak lemak jahat.
- Air
Kebutuhan cairan dalam tubuh semakin meningkat. Karena itu, usahakan untuk selalu minum air putih minimal 2 liter untuk mencegah dehidrasi dan sembelit bagi ibu hamil. Sedangkan, janin membutuhkan air untuk menyuplai nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin.
- Zat besi
Zat besi diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah, mencegah anemia pada ibu hamil. Anda bisa mengonsumsi suplemen zat besi atas resep dokter atau mendapatkan asupan zat besi dari makanan bergizi, seperti bayam, daging sapi, daging ayam, kuning telur, dll.
- Vitamin
Vitamin B2 (riboflavin)bermanfaat untuk menyediakan kebutuhan energi dan protein yang makin meningkat. Vitamin B12 bermanfaat menjaga sel-sel sumsum tulang belakang. Vitamin C bermanfaat mengoptimalkan pembentukan sel darah merah baru seiring dengan perkembangan jantung dan sistem peredaran darah. Vitamin D bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal serangan virus dan bakteri penyebab penyakit, sepeti flu, batuk, kanker, dll.
- Serat
Serat dalam buah dan sayur sangat bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan ibu hamil. Dengan begitu, ibu hamil akan terhindar dari keluhan sembelit, konstipasi, ataupun diare. Serat ini juga bermanfaat untuk menjaga berat badan idela ibu hamil agar tidak melonjak drastis.
- Omega 3
Asam lemak omega 3 bermanfaat untuk pembentukan otak, mata, sistem saraf pusat janin. Omega 3 juga bermanfaat meningkatkan kecerdasan janin. Omega 3 bisa Anda dapatkan melalui ikan salmon, ikan tuna, kedelai, alpukat, dll.
- Zat besi
Zat besi tetap dibutuhkan selama masa kehamilan untuk pembentukan sel darah merah. Dengan terpenuhinya zat besi maka ibu hamil akan terhindar dari anemia.
Ibu hamil wajib merawat kehamilannya dengan memastikan asupan nutrisi setiap harinya. Untuk memaksimalkan perawatan, Anda juga harus rutin memeriksakan kandungan Anda ke dokter ya, Mam. Semoga bermanfaat.
Baca juga: