IbudanMama

Kehamilan Dengan Plasenta Previa

Apakah Anda pernah mendengar istilah plasenta previa, Mam? Plasenta previa adalah istilah kedokteran dari kondisi letak plasenta yang menempel pada bagian terbawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir. Normalnya, plasenta berada di puncak rahim dan berfungsi sebagai tempat mendistribusikan nutrisi, oksigen, dan melindungi janin dari benturan, kuman atau penyakit. Nah, apabila plasenta menutupi jalan lahir maka menimbulkan risiko gangguan kesehatan pada ibu hamil berupa perdarahan yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga. Perdarahan ini dapat mengakibatkan bayi lahir dengan berat kurang, bayi lahir dini (prematur), bayi lahir cacat, bahkan berisiko bayi meninggal dalam kandungan.

Plasenta previa dapat dialami oleh ibu hamil karena beberapa faktor seperti berikut ini.

Ibu hamil yang mengalami plasenta previa dapat diketahui melalui pemeriksana USG. Jika Anda diketahui mengalami plasenta previa, Anda bisa melakukan beberapa hal di bawah ini untuk menjaga kesehatan Anda dan janin.

  1. Istirahat total (bed rest)
    Dengan istirahat total (berbaring di atas tempat tidur) dan merelaksasikan otot rahim Anda. Dengan begitu, proses pelepasan plasenta yang terjadi bisa terhenti
  1. Menjaga asupan nutrisi
    Perdarahan yang dialami oleh ibu dengan plasenta previa menyebabkan penurunan hemoglobin. Karena itu, dibutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan Hb dan mempertahankan sistem imun ibu. Perbanyak mengonsumsi sayuran hijau, ikan, telur, daging, tahu, susu, buah, dll. Selain itu, perbanyak minum air putih juga penting untuk mencegah dehidrasi dan menjaga sirkulasi nutrisi ke janin.
  1. Tidak melakukan hubungan intim
    Ibu dengan plasenta previa dilarang untuk melakukan hubungan intim. Hubungan seksual akan membahayakan janin Anda dan dapat menimbulkan kontraksi dan perdarahan.
  1. Hindari stres
    Anda bisa mengisi waktu bed rest Anda dengan aktivitas yang menyenangkan, seperti membaca buku, menonton film, mendengarkan musik, menyulam, dll agar Anda terhindar dari kebosanan. Namun, jangan sampai Anda kelelahan dan stres ya, Mam. Stres dapat menyebabkan kontraksi rahim atau kram pada perut. Hal ini justru akan memperparah perdarahan Anda.

Plasenta previa memang tidak bisa diobati, namun bisa dicegah dengan menghindari beberapa hal di atas. Jika posisi plasenta tetap menutupi jalan lahir saat menjelang persalinan maka dokter akan mengambil langkah untuk melakukan operasi caesar karena Anda tidak bisa melahirkan secara normal. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga: