Mengenali Tanda Awal Kehamilan

Banyak wanita ‘mengetahui’ saat mereka telah hamil walaupun belum melakukan tes kehamilan. Mengapa begitu?

Intuisi di atas mungkin disebabkan munculnya hormon-hormon kewanitaan sejak awal kehamilan. Pertama, Anda akan memiliki kadar progesteron tinggi (yang tidak Anda alami kecuali saat hamil). Kemudian perubahan berikutnya adalah jaringan-jaringan pada janin mulai memproduksi human Chorionic Gonadotrophin(hCG) segera setelah embrio tertanam di dalam rahim, sekitar seminggu setelah fertilisasi.

Apakah saya hamil? Bila Anda bertanya tentang hal ini, maka ada beberapa tanda klasik yang mungkin bisa memperjelas dugaan Anda tentang apakah Anda hamil. Berikut beberapa tanda-tanda awal kehamilan:

  • Tidak Menstruasi.
    Anda mungkin mulai tidak menstruasi dua minggu setelah pembuahan. Kehamilan adalah salah satu alasan umum tidak terjadinya menstruasi, tetapi bukan satu-satunya. Jadi, jangan menganggap ini sebagai tanda mutlak dari kehamilan. Masih ada beberapa hal yang bisa menyebabkan Anda tidak menstruasi, seperti jetlag, sakit parah, pembedahan, syok, atau stres berat. Menstruasi pun tidak selalu berhenti saat hamil. Beberapa wanita mengalami menstruasi ringan hingga enam bulan, bahkan sepanjang kehamilan.
  • Ingin lebih sering buang air kecil.
    Ketika tingkat progesterone Anda naik dan embrio mulai memproduksi hCG, aliran darah ke daerah panggul meningkat, yang memicu penyumbatan panggul. Ini memengaruhi kantung kemih sehingga mudah terganggu dan mencoba mengeluarkan urin terus menerus meskipun isi kantung kemih masih sedikit. Inilah mengapa kebanyakan wanita ingin lebih sering buang air kecil dari biasanya. Kondisi ini dapat terjadi setidaknya satu minggu setelah pembuahan.
  • Kelelahan.
    Tingginya kadar progesteron dalam tubuh mempunyai pengaruh sedative. Ini salah satu sebab Anda cenderung kelelahan saat hamil. Di awal kehamilan, metabolisme Anda dipercepat untuk mendukung perkembangan bayi dan organ-organ penting Anda harus bekerja lebih berat dari biasanya. Hal ini dapat membuat Anda kelelahan. Jika ini yang dirasakan, Anda harus segera beristirahat- untuk kepentingan Anda dan bayi Anda.
  • Mual pada pagi hari.
    Meski paling umum terjadi pada pagi hari, mual-mual dapat datang kapan saja dalam sehari. Risiko terjadinya mual-mual meningkat ketika Anda tidak cukup makan dan kadar gula darah Anda dibiarkan menurun.
  • Rasa yang aneh.
    Saliva (ludah) seringkali mencerminkan kandungan kimia dari darah Anda, karena naiknya kadar hormon rasa di mulut Anda bisa berubah (banyak ibu yang menggambarkan rasanya seperti logam). Anda juga mungkin menemukan beberapa makanan terasa berbeda dari biasa dan berhenti menyukai suatu rasa yang biasanya Anda sukai (contohnya kopi). Beberapa wanita mulai menginginkan makanan tertentu atau mengidam dan terkadang ingin makan yang aneh-aneh, contohnya makan mangga muda tengah malam. Tidak ada penjelasan ilmiah yang pasti tentang ini. Bisa saja ini merupakan cara tubuh untuk mengatasi kekurangan mineral atau elemen tertentu.
  • Bau.
    Anda mungkin mendapati indera penciuman menjadi lebih tajam ketika hamil dan bau sehari-hari seperti aroma masakan membuat Anda mual. Anda mungkin juga merasakan hal yang sama terhadap parfum. Bagaimana parfum tercium di tubuh Anda mungkin juga berubah, karena kandungan kimia di kulit Anda juga berubah.
  • Perubahan payudara.
    Sejak awal kehamilan, Anda maerasakan perubahan pada payudara. Payudara mungkin sedikit mengeras dan nyeri terhadap sentuhan, daerah di sekitar puting terasa sangat lembut, sensitif, dan berwarna lebih gelap. Pembuluh darah di puting Anda mungkin juga mulai terlihat lebih besar dan lebih jelas.

 

Memastikan Anda hamil

Biasanya setelah menduga hamil, Anda ingin segera memastikannya. Ada beberapa pilihan tes yang dapat dijalani dalam interval-interval waktu berbeda setelah pembuahan. Beberapa tes lebih akurat dari yang lain. Dulu ibu hamil perlu menjalani pemeriksaan dalam, tapi kini digantikan dengan melakukan USG sekitar minggu ke 12.

  • Test Urin.
    Hormon kehamilan hCG dapat dideteksi dalam urin Anda. Tes urin dapat dilakukan di rumah, di rumah sakit, atau di klinik keluarga berencana. Hasilnya dapat diandalkan lebih dari 99 persen. Tes ini bisa dilakukan paling cepat dua minggu setelah pembuahan. Namun, Anda akan mendapat hasil yang lebih akurat, jika menunggu sedikit lebih lama.
  • Test Darah.
    Tes ini dilakukan oleh dokter, biasanya hanya jika terjadi masalah seperti pendarahan atau rasa sakit. Tes ini secara akurat mendeteksi hCG di dalam darah dua minggu setelah pembuahan, sekitar waktu masa menstruasi berikutnya.

Sebelum menjadi Feature writer, saya bekerja di World Vision Indonesia dan ditempatkan di Nusa Tenggara Timur. Saya menikmati bekerja bersama dengan masyarakat terutama yang fokus di bidang kesehatan Ibu dan anak. Saya juga menyukai traveling ke daerah pendalaman. Passion saya ingin membantu mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat dan cerdas.

Related Posts

Comments :