IbudanMama

Tips Aman Memelihara Hewan Peliharaan Saat Hamil

Anda sedang hamil, namun di rumah terdapat hewan peliharaan? Tentu kondisi ini membuat Anda khawatir karena hewan peliharaan dapat menularkan parasit ke tubuh ibu hamil dan membahayakan janin di dalam kandungan. Jenis binatang seperti kucing, anjing, hamster, dan unggas paling banyak menjadi penyebab infeksi pada ibu hamil dan janinnya. Karena itu, diperlukan tindakan pencegahan agar ibu hamil tetap sehat meski di lingkungan sekitar terdapat hewan peliharaan. Nah, di bawah ini beberapa tips mencegah terjadinya infeksi pada ibu hamil yang disebabkan oleh beberapa jenis hewan peliharaan.

  1. Kucing
    Kucing biasanya menyebabkan parasit toksoplasma. Ibu yang terinfeksi tokso biasanya merasakan gejala nyeri otot, pembesaran getah bening, dan flek saat hamil. Keadaan ini tentu dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Bahkan, janin yang terinfeksi tokso dapat mengalami keguguran ataupun lahir cacat, seperti hydrocephalus.
    Antisipasi:
  1. Hamster
    Hewan pengerat seperti hamster dapat membawa virus viral meningitis. Ibu hamil yang terkena virus ini ditandai dengan gejala mual, muntah, demam, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit pada kelenjar-kelenjar tubuh. Virus ini sangat membahayakan ibu hamil dan janin karena dapat menembus dinding plasenta dalam rahim. Akibatnya, bayi dapat mengalami keguguran atau lahir cacat.
    Antisipasi:
  1. Unggas
    Unggas seperti ayam dan bebek dapat terjangkit flu burung. Hal ini tentu membahayakan ibu hamil dan janin.
    Antisipasi:
  1. Anjing
    Anjing dapat menyebarkan kutu dan menimbulkan penyakit kulit pada ibu hamil. Selain itu, anjing juga dapat membawa penyakit rabies. Kedua hal tersebut dapat mengganggu kesehatan ibu hamil.
    Antisipasi:

Memelihara hewan kesayangan memang menyenangkan. Namun, diperlukan sikap bijak agar kegemaran Anda tersebut tidak mengganggu kesehatan Anda dan janin. Biasakan mencuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan binatang, rajin memeriksakan peliharaan Anda ke dokter hewan, dan rutin periksakan kehamilan kepada dokter untuk memastikan Anda terhindar dari virus yang disebabkan oleh hewan peliharaan. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga: