IbudanMama

Tips Mengontrol Buang Air Kecil Saat Hamil

Kehamilan membuat beberapa perubahan dalam kebiasaan ibu, salah satunya kesulitan mengontrol buang air kecil (inkontinesia). Ibu hamil kerap mengalami beser atau sering buang air kecil karena volume darah meningkat sehingga kandung kemih cepat penuh sehingga perlu dikosongkan lebih sering, organ ginjal serta saluran kemih membesar, dan kandung kemih terdesak oleh rahim yang membesar.

Inkontinesia ini membuat ibu hamil merasa tidak nyaman karena hanya dengan batuk, tertawa, atau bersin pun Anda bisa saja ngompol. Karena itu, diperlukan tips agar Anda bisa mengontrol buang air kecil selama kehamilan ini. Berikut tipsnya ya Mam.

  1. Hindari makanan yang memicu bertambahnya frekuensi berkemih.

Hindari makanan ringan yang mengandung banyak garam serta minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan soda, karena jenis makanan tersebut akan menambah frekuensi berkemih Anda.

 

  1. Perbanyak minum air putih.

Kurangnya asupan cairan akan mengakibatkan dehidrasi. Keadaan ini akan menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Dengan begitu, Anda akan semakin kesulitan mengontrol proses berkemih. Perbanyak minum pada siang hari dan kurangi pada malam hari dapat memenuhi kebutuhan cairan seharian Anda.

 

  1. Berolahraga.

Lakukan olahraga ringan sesuai usia kehamilan dan berat badan Anda. Olahraga ini bertujuan menjaga keseimbangan dalam tekanan kandung kemih selama kehamilan Anda.

 

  1. Latihan kegel.

Latihan kegel saat kondisi hamil sangat disarankan karena dapat membantu Anda mengontrol buang air kecil dan membuat tubuh Anda nyaman. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum melakukan latihan kegel ini.

 

  1. Silangkan kaki.

Ketika Anda berasa ingin buang air kecil namun kesulitan mencari tolet, Anda sementara bisa menahannya dengan cara menyilangkan kaki Anda saat duduk ataupun berdiri. Catatan: lakukan hal ini hanya pada saat-saat darurat saja ya Mam.

Urine memang harus segera dikeluarkan. Jika tidak, akan berakibat buruk pada kesehatan. Terlebih pada saat hamil, Anda tidak boleh menahan keluarnya urine karena dapat menyebabkan infeksi pada ginjal dan infeksi saluran kemih. Karena itu, usahakan untuk tidak menahan buang air kecil ya Mam. Semoga bermanfaat.